Pulau Berpenghuni ini Paling Terpencil di Dunia, Lebih Dekat ke Luar Angkasa Ketimbang Pulau Lain
Siapa sangka, di balik dinginnya lautan di Samudera Atlantik, hidup ratusan manusia di sebuah pulau berpenghuni yang begitu terpencil.
Berbagai belahan dunia rasanya tak pernah berhenti memberi kejutan menarik. Siapa sangka, di balik dinginnya lautan di Samudera Atlantik, hidup ratusan manusia di sebuah pulau berpenghuni yang begitu terpencil dan terisolasi dari dunia.
Bagaimana tidak, tempat tinggal dari kelompok penghuninya itu diketahui berada jauh dari daratan lainnya di permukaan bumi. Sebab, pulau tersebut memiliki jarak ribuan kilometer dengan pulau terdekat lainnya.
Hal ini membuat populasi di dalamnya disebut justru lebih dekat dengan para astronot yang berada di stasiun luar angkasa. Seperti apa informasi lengkap dari pulau unik itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Pulau Terpencil & Terisolasi di Bumi
Belum lama ini, sebuah akun TikTok @dytoinsight membagikan video berisi fakta mengejutkan dari belahan dunia bagian Barat. Sebuah pulau kecil disebut memiliki keunikan tersendiri.
Terketak di sebelah selatan Samudera Atlantik, daratan yang diketahui bernama Pulau Tristan da Cunha ini berjarak sekitar 2.187 km dari Cape Town di Afrika Selatan, 2.437 km dari Pulau Saint Helena, hingga 4.002 km dari Kepulauan Falkland di Benua Amerika.
Hal ini menjadikan Pulau Tristan da Cunha sebagai satu-satunya daratan yang begitu terisolasi dan terpencil di dunia.
Meski demikian, menariknya lagi pulau dengan Bahasa Inggris sebagai pengantarnya ini justru memiliki ratusan populasi yang menetap di sana. Tercatat dari sensus penduduk, pada tahun 2021 lalu Tristan da Cunha diketahui memiiki sekitar 260 orang yang tinggal di daratan dengan ibu kota berjuluk Edinburgh of the Seven Seas ini.
“Pulau yang dihuni sekitar 260 orang ini sangat jauh dari manapun,” demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Berpenghuni lebih dari 200 penduduk, nyatanya pulau ini tidak memiliki lapangan terbang alias bandar udara. Sehingga, satu-satunya cara untuk dapat berkunjung ke pulau terpencil ini adalah dengan menggunakan kapal laut yang dapat ditempuh selama satu minggu perjalanan dari Benua Afrika bagian Selatan. Menariknya, kapal-kapal tersebut diketahui hanya berlayar selama beberapa kali dalam satu tahun.
“Satu-satunya cara yakni dengan kapal yang berangkat dari Afrika Selatan beberapa kali setahun saja,” demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Lebih Dekat ke Luar Angkasa
Lantaran jaraknya yang cukup jauh dari daratan lain, Pulau Tristan da Cunha ini disebut-sebut justru lebih dekat dengan stasiun para astronot di luar angkasa. Di mana sejumlah titik stasiun itu seringkali hanya berjarak sekitar 400 km dari permukaan bumi.
“Karena jarak yang begitu jauh dari daratan lain, ada saat dimana astronot yang berada di stasiun luar angkasa yang berjarak 400 km di atas bumi adalah manusia terdekat dari pulau ini,” demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Diketahui, Pulau Tristan da Cunha ini secara administratif merupakan bagian dari Saint Helena. Wilayah ini terdiri dari pulau utama, Tristan da Cunha (luas: 98 km²), dan pulau-pulau tak berpenghuni lainnya seperti Pulau Gough, Pulau Inaccessible, dan Pulau Nightingale.
Pulau ini diketahui merupakan bagian dari wilayah seberang Laut Britania Raya dengan konstitusi miliknya sendiri.
Sejarah Penemuan Tristan da Cunha
Sejarah penemuan Tristan da Cunha tercatat tak lepas dari bagian eksplorasi para penjelajah Portugis pada tahun 1506 silam. Seorang penjelajah bernama Tristao da Cunha yang dalam satu waktu menemukan daratan itu kemudian memberi nama gugusan kepulauan itu dengan Namanya sendiri.
Sementara pada tahun 1643, sebuah kru laut bernama Heemstede yang dipimpin oleh Claes Gerritsz tercatat berhasil melakukan pendaratan pertama mereka menggunakan kapal Prancis L'Heure du Berger pada 1767.
Sebuah hasil penelitian yang dilakukan kala itu kemudian dipublikasikan oleh Royal Navy hydrographer pada tahun 1781. Terungkap, jika pulau tersebut memiliki sumber air bersih pada air terjun besar yang bernama Big Watron dan juga danau yang di pantai sebelah utara.
Warganet Penasaran
Terungkapnya keberadaan salah satu pulau terpencil di dunia ini sontak membuat warganet ramai membanjiri kolom komentar unggahan dengan berbagai tanggapan. Banyak di antaranya yang merasa terpukau hingga penasaran dengan seluk beluk kehidupan para penduduknya di Tristan da Cunha.
“Kok bisa ada yang tinggal di situ,” tulis akun @orenji
“Wah, pasti enggak ada mi ayam deh,” tulis akun @kyhv,cx
“Gimana tuh kalau mau ke rumah sakit,” tulis akun @jiww
“Terus listriknya darimana mereka dapat ya,” tulis akun @blinktitik
“Lebih penasaran di sana pencarian makanannya gimana atau pasar ada enggak ya di sana,” tulis akun @vda
“Di sana ada sinyal engak ya,” tulis akun @ulfatun22
“Pasti tenang dan damai banget ya,” tulis akun @refanmiewa