Letjen Kunto Arief Bertemu Manusia Silver Beri Hadiah Istimewa, Sang Jenderal Langsung Didoakan
Ternyata, doa tersebut dilangitkan si pemuda bukan tanpa alasan. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya?
Letjen TNI Kunto Arief Wibowo secara khusus berkesempatan berinteraksi dengan salah satu pemuda manusia silver. Kunto tak segan memberikan canda hingga sesekali membuat si manusia silver tersenyum.
Dalam kesempatan itu, pemuda tersebut memberikan doa mendalam bagi sang jenderal. Isinya yakni perihal kesehatan hingga kemudahan sang jenderal dalam melakukan segala hal.
Ternyata, doa tersebut dilangitkan si pemuda bukan tanpa alasan. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube halo biru, Senin (5/5).
Kunto Panggil Manusia Silver
Belum lama ini, unggahan dalam kanal YouTube halo biru mengungkap momen saat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Letjen TNI Kunto Arief duduk santai bersama sejumlah anak buah. Menariknya, kala itu Kunto tengah berhadapan langsung dengan seorang pemuda manusia silver yang mencari nafkah bagi kedua adiknya.
Dari perbicangan santai tersebut, terungkap jika si manusia silver hanya dapat meraup uang Rp300 ribu dalam waktu satu minggu. Namun jika dalam satu minggu pemuda itu meraup Rp500 ribu, dia bakal kembali ke rumah demi menemui kedua adiknya sendiri.
“Sehari atau seminggu bisa dapat uang berapa?” tanya Kunto.
“Tergantung, paling seminggu itu Rp200 ribu atau Rp300 ribu. Kalau sudah ada Rp500 ribu terus pulang dulu lah soalnya adek kan sekolah gitu,” jawabnya.
Pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut mengaku dia terpaksa menjadi tulang punggung bagi kedua adiknya sendiri. Sebab, sang ayah disebutnya tinggal di Jember, sementara sang ibu telah kembali menikah dengan pria lain.
“Bapak di Jember, mama sudah nikah lagi. Di rumah ada adek SMP sama SD,” ceritanya.
“Tadi dapat berapa?” tanya Kunto.
“Tadi alhamdulillah Rp30 ribu,” tegasnya.
Ada Doa dari Manusia Silver
Tak hanya perihal kehidupan pribadi dan keluarga dari si pemuda yang membuat sang jenderal tersentuh. Kala itu, melihat pengorbanan luar biasa dari si pemuda yang rela mengecat seluruh tubuhnya demi mendapatkan uang turut menjadi perhatian tersendiri dari Kunto.
“Itu pakai apa catnya?” tanyanya.
“Pakai body painting pak. Awalnya panas, pas saya tanya kenapa itu ternyata biar pori-porinya kebuka,” jawabnya.
Tak berselang lama setelah keduanya berbincang, Kunto lantas memberi sejumlah uang tunai ke si pemuda. Dia kemudian meminta agar si pemuda dapat kembali ke rumah dan beristirahat.
“Ini, sudah, pulang saja ya. Istirahat,” katanya.
Lantaran hal ini, Kunto beserta anak buahnya mendapat doa mendalam dari si pemuda. Jenderal bintang tiga TNI AD itu didoakan agar mendapat kesehatan yang baik hingga kelancaran dalam mengurus banyak hal.
“Terima kasih banyak ya, pak. Semoga bapak semua sehat selalu, segala sesuatunya dimudahkan, rezekinya dilancarkan, ibadah dan segalanya dilancarkan juga oleh Allah. Aamiin,” kata si pemuda.
“Aamiin,” ujar sejumlah pria di lokasi.
“Terima kasih banyak ya pak ya,” tandasnya.
Profil Singkat Letjen TNI Kunto Arief Wibowo
Letjen TNI Kunto Arief sendiri merupakan perwira tinggi TNI AD yang diketahui memiliki rekam jejak yang tak bisa diragukan lagi. Putra dari tokoh militer senior, Try Sutrisno ini merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1992, dengan spesialisasi di cabang infanteri Raider.
Karier Kunto Arief Wibowo dimulai dengan menjalankan berbagai tugas di kecabangan infanteri Raider, yang merupakan salah satu unit elite di TNI AD. Ia berhasil meniti kariernya melalui berbagai penugasan strategis, termasuk menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi.
Beberapa jabatan dari sang jenderal bintang tiga yang pernah diembannya yakni sebagai berikut,
1. Komandan Korem 044/Garuda Dempo
2. Danpuslatpur Kodiklatad TNI AD
3. Komandan Korem 032/Wirabraja
4. Kepala Staf Komando Daerah Militer III/Siliwangi
5. Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad
6. Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi
7. Wakil Komandan Kodiklat TNI-AD
8. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I