1.400 Personel Gabungan Amankan Laga Indonesia vs Oman di GBK, Suporter Dilarang Bawa Flare dan Petasan
Personel akan disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area pertandingan, hingga kawasan sekitar Gelora Bung Karno.
Sebanyak 1.400 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA Matchday 2026 antara Timnas Indonesia melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026) malam. Ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan personel akan disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area pertandingan, hingga kawasan sekitar Gelora Bung Karno.
“Sebanyak 1.400 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Oman di GBK yang akan dimulai kick off pukul 20.00 WIB,” kata Reynold kepada wartawan, Jumat.
Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para suporter yang hadir langsung di stadion.
Suporter Diminta Tidak Membawa Barang Terlarang
Polisi juga mengingatkan seluruh penonton agar tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk ke area stadion.
Barang-barang tersebut antara lain petasan, flare, kembang api, senjata tajam, maupun minuman beralkohol yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK. Semua pihak harus menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan,” ujarnya.
Reynold berharap para pendukung kedua tim dapat menikmati pertandingan dengan tertib dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengingatkan agar para suporter tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum yang dapat merugikan banyak pihak.
“Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau pengrusakan fasilitas umum,” tegasnya.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Selain fokus pada pengamanan stadion, kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan Senayan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sebelum dan setelah pertandingan.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan menuju kawasan GBK diimbau menggunakan jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan.
Meski akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran, Reynold memastikan seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan mengedepankan pendekatan yang humanis kepada para penonton.
“Kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan tetap humanis. Kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan,” tutupnya.