Jatuh Bangun Usai Resign Bekerja dari Kapal Pesiar, Kini Pria Ini Sukses Berkebun Buah
Rupanya, sang pemilik telah lebih dulu mengalami pasang surut kehidupan sebelum akhirnya berhasil mengembangkan bisnisnya kini.
Ada satu lokasi wisata di Sudimorucanganom, Serumbung, Magelang yang mungkin tak terdengar asing lagi. Di lokasi ini, para pengunjung dapat secara langsung merasakan sensasi berwisata kebun yang unik.
Siapa sangka, ternyata ada sosok inspiratif di balik terciptanya sebuah agrowisata yang berkonsep menarik. Rupanya, sang pemilik telah lebih dulu mengalami pasang surut kehidupan sebelum akhirnya berhasil mengembangkan bisnisnya kini.
Seperti apa kisah inspiratifnya tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube PecahTelur, Jumat (24/1).
Wisata Agro di Magelang
Salah satu tempat wisata yang cukup familiar tersebut ialah Saung Paribon. Lokasinya yakni berada di Sudimorucanganom, Serumbung, Magelang, Jawa Tengah.
Tempat yang menggabungkan keindahan alam yang asri dan pengalaman edukatif itu kini rasanya wajib dikunjungi saat bertolak ke Magelang.
Di sini, para pengunjungnya dapat menikmati beragam aktivitas unik seperti memetik buah, mempelajari tentang budidaya tanaman, hingga mengetahui beragam jenis tumbuhan menarik.
Dengan suasana yang sejuk dan alami, Saung Paribon rasanya tidak hanya menjadi tempat rekreasi saja melainkan juga pusat pembelajaran untuk para pecinta di sektor pertanian.
Ternyata Milik Eks Pekerja Kapal Pesiar
Di balik keindahan Saung Paribon, siapa sangka ada sosok pria yang memiliki latar belakang begitu menarik. Berdiri sejak tahun 2020 lalu, Saung Paribon diketahui merupakan milik dari seorang pria bernama Winarno.
Sebelum akhirnya menekuni bisnisnya itu, Winarno mengaku jika dirinya merupakan seorang pekerja yang bertugas di kapal pesiar.
Namun lantaran suatu hal, Winarno memilih banting setir. Dia lantas kembali ke kediaman dan mulai memikirkan cara bertahan hidup.
"Waktu itu kita resign dari pekerjaan di kapal pesiar," ceritanya.
Dalam waktu yang tak singkat, ide untuk membangun sebuah agrowisata unik mendadak tercetus di kepala Winarno. Ide menarik itu tak lain bermula dari hobinya sendiri di bidang pertanian.
"Kemudian ya itu, buat survive di darat itu saya harus melakukan sesuatu. Pertama, saya enggak tahu mau apa. Tapi seiring berjalannya waktu karena hobi akhirnya ditekuni dan bisa seperti ini," katanya.
Selain berasal dari kegemaran pribadi, membangun sebuah agrowisata yang menarik diakuinya terinspirasi dari sebuah tempat wisata di sekitar Magelang.
Berkaca dari pengalaman, Winarno lantas memberanikan diri. Dia membuka agrowisata dengan berbagai fasilitas yang mumpuni.
"Waktu itu kita terinspirasi juga sama taman bunga yang ada di sekitar sini. Omzet penjualan dari tiket masuk saja sudah lumayan. Akhirnya saya mencoba ada tiket masuk dan restoran juga, kolaborasinya banyak sekali," lanjutnya.
Lewati Titik Terendah dalam Hidup
Sejak resmi terbuka untuk umum pada tahun 2020 lalu, Saung Paribon hingga kini terus berkembang dengan mengutamakan kolaborasi, mulai dari wisata lokal seperti rafting dan off-road hingga edukasi bersama tim ahli.
Meski keberhasilan usahanya mulai terlihat, namun Winarno tampaknya tak melupakan perjuangannya sendiri. Diungkapnya, ada titik terendah dalam hidup sebelum akhirnya kini mencapai kesuksesan.
Titik tersebut ialah pada saat dirinya baru saja memutuskan berhenti dari profesinya sebagai pekerja di kapal pesiar. Saat itu demi membangun bisnisnya kini, dia terpaksa harus merelakan sejumlah hal seperti rumah dan lain sebagainya.
"Titik terendah saya ya waktu resign. Mau mulai usaha ini, saya sampai kehilangan rumah dan macam-macam. Tapi saya yakin, ke depannya bisa survive," tegasnya.