Jaga Integritas, Dewan Advokat Nasional Diusulkan Dibentuk
Sudah saatnya sistem organisasi tunggal (single bar) direformasi demi masa depan profesi advokat yang lebih profesional.
Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI) Juniver Girsang (kelima dari kanan) dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Pol. Purn. Tito Karnavian (keempat dari kanan) (Istimewa)
(@ 2025 merdeka.com)Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI), Juniver Girsang, menyerukan pentingnya pembentukan Dewan Advokat Nasional sebagai langkah menuju sistem multi bar yang lebih terbuka, inklusif, dan tertata. Menurutnya, sudah saatnya sistem organisasi tunggal (single bar) direformasi demi masa depan profesi advokat yang lebih profesional.
Pernyataan ini disampaikan Juniver dalam acara Halalbihalal Peradi SAI 2025 bertema Dari Hati ke Hati Mewujudkan Soliditas. Ia mengusulkan agar pembentukan lembaga tersebut dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Advokat.
"Kita membutuhkan perubahan menyeluruh. UU Advokat harus menyesuaikan diri dengan kenyataan bahwa kini ada banyak organisasi advokat. Semua itu perlu diwadahi dalam sistem yang memiliki kode etik dan Dewan Kehormatan yang bersifat kolektif," ujar Juniver.
Ia mengakui bahwa integrasi antarorganisasi bukanlah hal mudah. Banyaknya kepentingan pribadi dan ego sektoral menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyatuan visi.
Meski begitu, Juniver menekankan bahwa keberadaan Dewan Advokat Nasional sangat penting untuk mengawasi standar pendidikan, etika profesi, dan jalannya pengawasan secara adil dan profesional, guna menjaga integritas advokat Indonesia.
Sebagai langkah awal, Juniver mengajukan ide pembentukan Dewan Kehormatan Bersama. Ia menyebut inisiatif ini akan disampaikan secara resmi kepada DPR sebagai bagian dari revisi regulasi profesi advokat.
Sementara, Ketua Panitia Halalbihalal, Martin Patrick Nagel, mengatakan, kegiatan tahun ini diikuti oleh lebih dari 450 anggota dari berbagai daerah. Acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting dari lembaga seperti Polri, Mahkamah Agung, dan kementerian terkait, termasuk Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Melalui tema Dari Hati ke Hati Mewujudkan Soliditas, Peradi SAI menegaskan komitmennya dalam memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas profesionalisme, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan advokat.