Awas Bahaya! Timnas China Panggil Bestie Kevin Diks Hadapi Timnas Indonesia
Sahabat Kevin Diks dipanggil pelatih Timnas China jelang hadapi Indonesia.
Federasi Sepakbola China (CFA) resmi merilis 27 nama pemain yang dipersiapkan untuk melakoni laga menghadapi Timnas Indonesia dan Bahrain pada lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pelatih Branko Ivankovic memanggil sejumlah nama andalannya termasuk pemain naturalisasi Serginho, Tyias Browning, dan sang kapten Wu Lei.
Namun ada satu nama yang mencuri perhatian dan sempat menjadi malapetaka bagi Timnas Indonesia di pertemuan pertama mereka pada 15 Oktober 2024 lalu.
Sosok tersebut adalah Zhang Yuning, penyerang China yang berhasil mencetak gol ke gawang Maarten Paes dan menjadi penentu kemenangan atas Timnas Indonesia.
Namun tak banyak yang tahu, ternyata sang pemain memiliki hubungan akrab dengan pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Keduanya disebut sudah menjadi sahabat sejak masih berkarier di Belanda. Siapa sosok Zhang Yuning? Simak informasi berikut ini.
Profil Zhang Yuning
Zhang Yuning merupakan pemain asal klub Beijing Guoan di Liga Super China dan penyerang andalan milik Timnas China.
Lahir pada 5 Januari 1997 di Wenzhou, Zhejiang, Zhang merupakan penyerang jangkung China dengan tinggi 185cm. Ia juga dikenal tajam dalam duel satu lawan satu.
Memulai karier profesional sejak 2015, Zhang justru lama berkarier di Eropa. Ia sempat bermain untuk klub Vitesse (2015-2017) dan mencatatkan 24 penampilan serta mencetak 3 gol.
Kariernya berlanjut ke Liga Inggris usai direkrut West Bromwich Albion. Namun ia justru dipinjamkan ke klub Jerman Werder Bremen dan klub Belanda ADO Den Haag.
Usai gagal bersinar di Eropa, pemain yang kini dijuluki "Darwin Nunez" China tersebut pulang kampung ke China dan bermain untuk Beijing Guoan sejak 2019.
Selama 6 musim terakhir, pemain berusia 28 tahun itu telah mencatatakan 123 penampilan dan mencetak 49 gol.
Mantan Rekan Setim Kevin Diks
Zhang Yuning diketahui memiliki hubungan dekat dengan bek kanan Timnas Indonesia, Kevin Diks. Bukan tanpa sebab, Zhang pernah bermain bersama Diks ketika keduanya membela Vitesse pada musim 2016/2017.
Pada saat itu Zhang masih berusia 18 tahun dan Diks berusia 19 tahun. Meski begitu, Diks lebih lama memperkuat Vitesse sejak 2014, sedangkan Zhang baru bergabung di tahun 2015.
Perjalanan Zhang di Vitesse dimulai saat ia debut pada 13 Februari 2016 kala menghadapi SC Heerenven. Gol debutnya terjadi saat Vitesse berhasil menang atas Roda JC pada 6 Maret 2016. Prestasi terbaiknya yaitu menjadi juara KNVB Cup musim 2016/2017 bersama dengan Kevin Diks.
Meski pernah sama-sama berada di klub yang sama, karier Diks justru lebih mentereng.
Pada musim depan, Kevin Diks akan bermain di Bundesliga bersama klub Borussia Moenchengladbach usai kontraknya bersama FC Copenhagen tak berlanjut. Sedangkan Zhang Yuning masih akan bermain untuk Beijing Guoan di Liga Super China musim depan.