Media Lokal Klaim Timnas China Layak Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Jika Disanksi FIFA
Media asal China, Sohu, menyatakan bahwa Timnas China memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 jika FIFA memberikan sanksi kepada Iran.
Media asal China, Sohu, mengungkapkan bahwa Timnas China memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 jika FIFA memberikan sanksi kepada Iran yang saat ini terlibat konflik dengan Israel. Mereka menjelaskan bahwa hukuman dari FIFA dapat menyebabkan Timnas Iran tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia 2026, mirip dengan yang terjadi pada Timnas Rusia di edisi 2022 akibat invasi mereka ke Ukraina.
Iran telah memastikan tempatnya di putaran final Piala Dunia 2026 setelah berhasil menjadi juara Grup A pada putaran ketiga kualifikasi zona Asia dengan mengumpulkan 23 poin dari sepuluh pertandingan.
Nah, Sohu dengan penuh keyakinan berpendapat bahwa China layak menggantikan posisi Iran, mengingat tim yang dijuluki Dragon Team tersebut memiliki peringkat tertinggi di antara negara-negara yang tersingkir pada putaran ketiga kualifikasi menurut FIFA.
Peringkat FIFA
Berdasarkan peringkat FIFA yang dirilis pada 3 April 2025, Timnas China berada di posisi ke-94, tertinggal dari Bahrain yang menempati peringkat ke-84 sebagai sesama negara yang tidak berhasil melaju ke putaran ketiga.
"Jatah yang ditinggalkan oleh Iran pun menjadi incaran sejumlah tim yang sebelumnya telah tersingkir. Di antara mereka, China menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Iran karena memiliki peringkat FIFA tertinggi di antara tim-tim yang gagal lolos dari putaran ketiga," tulis Sohu.
"Selain China, Timnas Palestina dipertimbangkan sebagai calon pengganti karena mencatat poin lebih tinggi di putaran keempat," imbuh Sohu.
Palestina sendiri menyelesaikan Grup B pada putaran ketiga dengan menempati urutan kelima, mengumpulkan sepuluh poin dari sepuluh pertandingan yang dijalani, yang merupakan jumlah tertinggi di antara negara-negara lain yang juga tersingkir.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tidak berhasil melaju, Palestina memiliki performa yang cukup baik dibandingkan dengan tim-tim lainnya. Dengan kondisi ini, peluang bagi Palestina dan China untuk mendapatkan tempat yang ditinggalkan Iran menjadi semakin terbuka.
China menutup Grup C dengan peringkat kelima
Sama halnya dengan Palestina, China juga menyelesaikan putaran ketiga dengan menduduki peringkat kelima. Namun, Tim Naga hanya berhasil mengumpulkan sembilan poin dari sepuluh pertandingan yang dijalani.
"Peluang China untuk mendapatkan tiket pengganti bukan hanya sekadar mimpi. Dua minggu lalu, ketika putaran ketiga berakhir, meskipun tidak berhasil lolos, China menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam laga terakhir dengan mengalahkan Timnas Bahrain melalui gol dramatis di menit-menit akhir," jelas Sohu.
"Saat ini, dengan kemungkinan FIFA mendistribusikan kembali kuota untuk Piala Dunia, kesempatan itu kembali terbuka. Namun, Palestina juga memiliki klaim yang kuat berdasarkan performa. Dalam putaran ketiga, mereka menunjukkan penampilan yang lebih baik dibandingkan China dalam hal perolehan poin," tambah Sohu.
Sumber: Sohu