Shin Tae-yong Buka Suara soal Isu Latih Timnas China, Sambut Terbuka jika Ada Tawaran Menarik
Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia, akhirnya memberikan tanggapan terkait rumor bahwa ia menjadi calon pelatih baru Timnas China.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akhirnya memberikan tanggapan terkait rumor yang menyebutkan bahwa dirinya menjadi calon pelatih baru Timnas China, menggantikan Branko Ivankovic. Dalam seminggu terakhir, nama Shin Tae-yong sering dibicarakan seiring dengan kegagalan total yang dialami tim asuhan Branko Ivankovic pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Shin Tae-yong pun merespons isu tersebut dengan tegas. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) itu menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada tawaran yang diterimanya dari Asosiasi Sepak Bola China (CFA). Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya terbuka terhadap berbagai kemungkinan yang ada.
"Tidak ada tawaran. Jika ada tawaran, saya akan berpikir positif. Jika mereka menugaskan saya untuk memimpin tim, saya yakin saya akan melakukannya dengan baik," ungkap Shin Tae-yong seperti yang dikutip dari News1.
Bersedia jika Ada Tawaran
Shin Tae-yong menyatakan bahwa ia akan mempertimbangkan jika CFA benar-benar mengajukan tawaran kepadanya. Ia menganggap posisi sebagai pelatih Timnas China adalah sebuah kesempatan yang menarik. "Saya tidak mengerti mengapa mereka terus membahas seseorang yang hanya diam di tempat. Tidak ada tawaran dari Asosiasi Sepak Bola China untuk menjadi pelatih," kata mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
"Apabila ada tawaran dari China, apa yang perlu saya khawatirkan? Jika tawaran itu datang, saya harus menerima. Menjadi pelatih tim nasional sepak bola China jelas merupakan peluang yang menarik," tambah pria berusia 54 tahun itu.
Pengalaman
Shin Tae-yong mengungkapkan beberapa alasan yang membuatnya menerima tawaran untuk menjadi pelatih Timnas China. Alasan utama yang mendasari keputusan ini adalah pengalaman yang telah ia kumpulkan selama berkarier sebagai pemain dan pelatih. Sejak masa aktifnya di lapangan hingga kini beralih menjadi pelatih, STY telah memiliki banyak pengalaman berhubungan dengan sepak bola di China. Pengalaman ini tentunya akan menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas barunya di tim nasional. "Saya memiliki banyak pengalaman dengan sepak bola China sejak saya masih menjadi pemain. Saya juga telah berkompetisi dengan mereka sebagai pelatih berkali-kali," ujar General Manager paruh waktu di Seongnam FC tersebut.
Tetap Sibuk
Setelah PSSI mencopot Shin Tae-yong dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025, dia tidak sepenuhnya berada dalam keadaan menganggur. Saat ini, ada beberapa posisi yang dipegangnya di Korea Selatan. Pertama, Shin Tae-yong resmi menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Selain itu, mantan klubnya, Seongnam FC, juga memberikan penunjukan sebagai General Manager paruh waktu.
Sumber: KR News