VIDEO: Diskotek Ini Pakai Energi Ajojing Manusia untuk Memasok Listrik
Sebuah diskotek di Skotlandia menemukan cara menghasilkan energi listrik dari efek pengunjungnya yang asyik loncat-loncat.
Sebuah diskotek di Skotlandia menemukan cara menghasilkan energi listrik dari efek pengunjungnya yang asyik loncat-loncat.
Rumah Maxime Bouttier dipenuhi oleh pelayat yang menyampaikan duka cita atas kepergian Ibunda
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serius menggarap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Lahan seluas 20 hektare disiapkan untuk PSEL Lampung Selatan yang berkapasitas 1.000 ton per hari, menjadi solusi sampah dan energi alternatif.
PLN UP3 Wamena mengumumkan kapasitas listrik 8 MW yang dimiliki mampu melayani kebutuhan lima kabupaten di Papua Pegunungan, menjamin pasokan listrik aman dan lancar sepanjang tahun 2026.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Gubernur Kaltim memastikan percepatan pembangunan PSEL Kaltim di dua wilayah aglomerasi, Balikpapan dan Samarinda, demi atasi masalah sampah yang mendesak.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat serius menggarap proyek PSEL Sarimukti di Bandung Barat, menyiapkan lahan dan pasokan sampah untuk mengolah 3.400 ton sampah per hari menjadi energi listrik, dengan target pembangunan dimulai akhir 2026.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) mendorong percepatan realisasi PSEL Padang Raya sebagai solusi penanganan sampah, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan edukasi masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang bergerak cepat menyiapkan dokumen lelang proyek PSEL Tangerang Raya. Proyek ini diharapkan menjadi solusi efektif atasi permasalahan darurat sampah di kawasan aglomerasi.
Dugaannya karena banyak faktor yang menyebabkan kenapa Alien tak kunjung dilihat Manusia.
Berdasarkan hasil riset ilmuwan, ada kemungkinan memang alien sulit melakukan perjalanan antariksa seperti manusia.
Sekitar 300.000 tahun lalu, di awal kemunculan Homo sapiens, Bumi hanya dihuni antara 100 dan 10.000 manusia.
Hipotesis ini menunjukkan adanya tekanan evolusi selama Era Mesozoikum.
Anak-anak berusia 3 hingga 5 tahun menunjukkan kepercayaan yang selektif berdasarkan keakuratan informannya.
Dari waktu ke waktu, agama juga telah berkembang menjadi sebuah sistem etika dan moral yang mempengaruhi perilaku manusia dalam berbagai aspek kehidupan.