PANDI Siapkan Langkah Baru Domain .ai.id dan Aksara Bali
Kedua domain ini diharapkan dapat memperluas ruang ekspresi digital masyarakat.
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) tengah menyiapkan langkah baru dengan menghadirkan Second Level Domain (SLD). Dua di antaranya adalah SLD Internationalized Domain Name (IDN) Aksara Bali dan domain .ai.id.
Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak mengatakan, kehadiran kedua domain ini diharapkan dapat memperluas ruang ekspresi digital masyarakat, baik dalam konteks pelestarian budaya maupun pengembangan teknologi, sekaligus memperkuat identitas digital Indonesia di tingkat global.
Untuk .ai.id, pencanangan akan dilakukan pada ajang AI Innovation Summit (AIIS) pada 16 September 2025 bersama Korika. Domain ini dirancang khusus untuk mendukung ekosistem kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
PANDI menyebut, keberadaannya dapat dimanfaatkan pelaku industri, peneliti, startup, maupun komunitas teknologi.
“Dengan .ai.id, Indonesia diharapkan memiliki wadah identitas digital yang kredibel bagi para inovator AI,” jelasnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (15/9).
Sementara itu, SLD IDN Aksara Bali menjadi terobosan yang menggabungkan kearifan lokal dengan identitas digital nasional.
Domain ini ditujukan bagi masyarakat Bali, komunitas budaya, akademisi, maupun institusi lokal untuk mengekspresikan identitasnya secara unik dan otentik.
“Kami telah bekerja sama dengan Universitas Udayana sebagai Registrar Khusus untuk SLD IDN Aksara Bali. Sejak pencanangannya pada 2024, persiapan terus dilakukan agar masyarakat luas dapat segera melakukan pendaftaran,” ungkap dia.
Langkah ini, menurut PANDI, menjadi bukti komitmen dalam mengembangkan pilihan identitas digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kehadiran domain baru diharapkan mendorong lahirnya ekosistem digital yang inklusif, beragam, serta mampu menjembatani inovasi masa depan dengan kekayaan warisan budaya Indonesia.
Saat ini jumlah pengguna nama domain .id per 31 Agustus 2025 telah mencapai 1.317.633. Acara tersebut juga sekalian PANDI menggelar .idFest 2025 pada 16-17 September 2025 di The Kasablanka, Jakarta.
Ajang ini tidakhanya sekedar festival, melainkan juga sebuah gerakan yang menghadirkan ruang pertemuan bagi berbagai pihak, mulai dari pelaku industri teknologi, komunitas digital, akademisi, hingga pemerintah.
Melalui .idFest, PANDI ingin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun internet Indonesia yang lebih inklusif, aman, dan berdaya saing global.