Mark Zuckerberg di Mata Tetangga: Musuh Bersama Bapak-Bapak Komplek
Banyak tetangga komplek yang mengeluh karena merasa dia semena-mena terhadap aturan.
Bertetanggaan dengan orang super kaya ternyata tak selalu menyenangkan. Alih-alih hidup berdampingan dengan baik dan saling menghormati, nyatanya tidak demikian, justru malah sebaliknya. Hal itu dikatakan Michael Kieschnick.
Kieschnick adalah tetangga satu komplek Zuckerberg. Menurutnya, keberadaan Zuckerberg bersama keluarganya justru tak membuat kehidupan warganya menjadi tenang. Ada banyak tingkah yang tak terduga dilakukan oleh bos Meta itu.
"Tidak ada lagi lingkungan yang menyenangkan. Tapi itulah yang telah mereka lakukan. Mereka telah menempati lingkungan kami dengan sesuka hati tanpa mempertimbangkan aturan," ungkap dia dikutip dari DailyBeast, Selasa (12/8).
Apa penyebabnya?
Zuckerberg tinggal di Crescent Park, Palo Alto. Di perumahan itu ia memiliki banyak aset properti. Rumah itu telah dihuninya selama lebih 14 tahun bersama istrinya Priscilla Chan dan ketiga putrinya.
Selama 14 tahun tinggal, keluarga tersebut telah menghabiskan lebih dari USD110 juta untuk membeli setidaknya 11 rumah yang tersebar di dua jalan. Menawarkan kepada pemilik sebelumnya hingga tiga kali lipat nilai rumah mereka untuk pindah.
Setelah dibeli, Zuckerberg mengubah lima bangunan tersebut menjadi satu kompleks, lengkap dengan rumah utama, wisma tamu, taman mewah, lapangan pickleball, dan kolam renang besar serta patung Chan setinggi tujuh kaki yang kini terkenal.
Tak hanya itu, ia rupanya telah mengebor tanah untuk dijadikan bunker. Konstruksi yang diperkirakan telah berlangsung lebih dari delapan tahun itu ternyata membuat tetangganya mengeluh lantaran suara bising alat konstruksi.
"Para miliarder di mana-mana terbiasa membuat aturan mereka sendiri," kata Kieschnick.
'Menyogok'
Ketika kegaduhan dari kepemilikan properti Zuckerberg di komplek itu semakin liar, miliarder tersebut dan istrinya dilaporkan mengirimkan keranjang hadiah berisi sebotol anggur bersoda, donat Krispy Kreme, dan headphone peredam bising kepada para tetangganya.
Menurut Laporan Robb, portofolio real estat Zuckerberg bernilai USD300 juta per Mei 2025. Selain kompleks perumahannya di California, pemilik raksasa teknologi ini juga memiliki properti di Hawaii, sebuah properti di Danau Tahoe, dan sebuah rumah besar di Washington, D.C.
"Semua properti ini luas dan ia membeli rumah-rumah tetangganya karena tampaknya ia tidak ingin memiliki tetangga," mengutip media SheKnows.
Tanggapan juru bicara
Juru bicara Zuckerberg, Aaron McLear, menepis kabar bosnya itu seweneng-wenang terhadap tetangganya. Justru, kata dia, keluarga Zuckerberg sudah begitu baik terhadap warga komplek.
"Mark, Priscilla, dan anak-anak mereka telah menjadikan Palo Alto sebagai rumah mereka selama lebih dari satu dekade. Mereka menghargai peran mereka sebagai anggota komunitas dan telah mengambil sejumlah langkah untuk menghindari gangguan di lingkungan tersebut," ujar McLear dikutip dari The New York Times.