Ini Makanan Manusia Purba Agar Bisa Bertahan Hidup di Zaman Es
Ada cara manusia purba bertahan hidup di zaman es dengan cara diet.
Neanderthal dikenal sebagai manusia purba yang mengonsumsi daging hewan besar dan bahkan sesama mereka. Namun, bukti terbaru menunjukkan bahwa diet mereka jauh lebih bervariasi. Selain daging, Neanderthal juga menikmati makanan laut dan bahkan makanan berbasis tumbuhan, tergantung pada lingkungan mereka.
Arkeolog telah menemukan banyak tulang hewan yang telah dipotong di berbagai bagian Eurasia yang dihuni oleh Neanderthal jauh sebelum kedatangan Homo sapiens. Mereka berburu mamut, aurochs, rusa, dan kuda liar, serta predator seperti singa gua dan beruang.
Mengutip IFLScience, Senin (16/9), selain itu, mereka juga memburu Palaeoloxodon, sejenis gajah berbelalai lurus yang beratnya mencapai 13 ton, dua kali lipat dari mamut. Studi tahun 2017 yang diterbitkan di Nature menganalisis plak gigi yang mengapur pada enam Neanderthal di Belgia dan menemukan bahwa diet mereka sebagian besar berbasis daging, termasuk badak berbulu dan domba liar.
Namun, studi serupa di Spanyol mengungkap temuan berbeda. Neanderthal di gua El Sidrón hampir tidak mengonsumsi daging, melainkan hidup dari diet berbasis tumbuhan seperti jamur, kacang, lumut, dan bahan lain yang bisa ditemukan di hutan Eropa. Perbedaan ini mencerminkan variasi lingkungan tempat tinggal mereka.
Neanderthal yang hidup di pesisir juga diketahui sering makan makanan laut. Di Gruta da Figueira Brava, Portugal, ditemukan bahwa mereka mengumpulkan makanan laut seperti kepiting cokelat, hiu, lumba-lumba, anjing laut, dan belut. Mereka bahkan memasak kepiting besar di atas api terbuka, menunjukkan kemampuan kuliner mereka yang canggih. Selain itu, ada bukti yang menunjukkan Neanderthal mungkin melakukan kanibalisme.
Tulang-tulang Neanderthal yang ditemukan di gua-gua Eropa memiliki tanda potongan khas yang menunjukkan daging mereka diambil setelah kematian. Sebagian berpendapat bahwa kanibalisme ini merupakan tindakan putus asa akibat tekanan lingkungan, sementara yang lain percaya ini mungkin terkait dengan perilaku ritualistik yang kompleks.
Secara keseluruhan, diet Neanderthal tidak jauh berbeda dengan diet Homo sapiens Paleolitikum: daging hewan, makanan laut, tumbuhan, jamur, barang foraged, dan kadang-kadang – lebih sering dari yang kita kira – daging sesama mereka sendiri.