Arkeolog Temukan Mata Tombak Berusia 50.000 Tahun Terbuat dari Tulang Kuda, Ini Spesies Manusia yang Membuatnya

Senjata kuno ini ditemukan di dalam gua batu, tempat tinggal manusia purba.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan Mata Tombak Berusia 50.000 Tahun Terbuat dari Tulang Kuda, Ini Spesies Manusia yang Membuatnya
Mata tombak terbuat dari tulang kuda berusia 50.000 tahun. (IPHES-CERCA)

Arkeolog di Spanyol menemukan mata tombak berusia 50.000 tahun saat melakukan penggalian di dekat Capellades.

Senjata kuno ini ditemukan di situs arkeologi Abric Romani, gua batu besar yang berada di sisi utara Cinglera del Capello, seperti dikutip dari Heritage Daily, Kamis (12/9).

Dalam studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, ditemukan jejak tulang hewan yang digunakan sebagai bahan membuat perkakas, termasuk mata tombak ini yang terbuat dari tulang kuda.

Ujung tombaknya menunjukkan tanda-tanda ukiran yang disengaja, selain adanya bekas keausan dan patah akibat benturan di titik tersebut.

Menurut para arkeolog, ini menandai penemuan pertama Neanderthal di Semenanjung Iberia yang menggunakan tulang hewan untuk membuat ujung tombak. Mikrotomografi terkomputasi juga telah mengidentifikasi patah tulang internal yang mungkin terjadi akibat benturan.

Manfaatkan Sumber Daya Hewan

Penelitian ini penting karena menunjukkan bahwa Neanderthal secara ekstensif memanfaatkan sumber daya hewan yang tersedia, tidak hanya untuk nutrisi, tetapi juga untuk berburu.

"Penemuan ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang perilaku berburu Neanderthal dan pentingnya peralatan tulang dalam repertoar teknologi mereka," kata pemimpin studi, Mateo-Lomba.

"Fleksibilitas dan kemampuan adaptasi teknologi Neanderthal ditonjolkan, memberikan bukti teknologi tulang, yang terkadang tersembunyi dalam catatan arkeologi, dan menawarkan data berharga mengenai strategi perburuan mereka selama Paleolitikum Tengah," tandasnya.

Rekomendasi