Indonesia Butuh Roadmap Digital yang Jelas
Saat ini Indonesia masih dihadapkan dengan belum adanya roadmap digital yang jelas sehingga akses infrastruktur internet berpusat hanya di beberapa kota saja.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), M. Arif Angga mengatakan Indonesia membutuhkan roadmap digital yang jelas.
Pasalnya, sejauh ini belum ada roadmap digital yang terukur dan terkonsolidasi antar pemangku kepentingan.
Sederhananya, masih ada lembaga pemerintah yang menginginkan membuat roadmap digital masing-masing.
"Kalau setiap lembaga ingin membuat roadmap digitalisasi masing-masing, ini nantinya enggak ketemu-ketemu," jelas Arif pada acara Indonesia Digital Forum (IDF), Jakarta, Kamis (15/5).
Ia menyontohkan APJII dengan ribuan anggotany. Seharusnya dengan banyaknya anggota, masalah pemerataan akses infrastruktur internet bukan lagi menjadi persoalan. Tetapi justru sebaliknya. Faktanya hal ini masih menjadi pekerjaan rumah.
"APJII yang saat ini anggotanya sebanyak 1.290, harusnya akses infrastruktur internet bisa merata. Namun kenyataannya bukan melebar tapi justru menumpuk di beberapa kota saja. Kita bisa melihat kesemrawutan infrastruktur internet yang ada saat ini di jalan," kata Arif.
"Bayangkan Indonesia punya 550 kabupaten kota tapi infrastruktur internet hanya menumpuk di 18 kota. Tandanya kota-kota lain ini tidak memiliki fasilitas yang cukup baik. Buktinya setiap tahun kita selalu dihadapkan sama data-data survei yang kurang maksimal," tambah dia.
Mengapa demikian? Arif menyebut persoalan ini lantaran tidak adanya roadmap digitalisasi yang komprehensif untuk mengatur distribusi infrastrukturnya.
"Ini karena enggak ada roadmap. Di sisi lain, infrastruktur terus bergerak cepat tapi kalau tidak diatur ujung-ujungnya nanti investasi sia-sia. Kami ingin pelaku industri dapat berkembang dan merata," ujar dia.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan survei penetrasi internet APJII 2024, pengguna internet Indonesia telah mencapai 221.563.479 jiwa dari total populasi 278.696.200 jiwa penduduk Indonesia tahun 2023.
Dari hasil survei itu, maka tingkat penetrasi internet Indonesia menyentuh angka 79,5 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni 1,4 persen.