Bukan Steve Jobs, Ini Sosok yang Sengaja Menumbangkan Microsoft dari Pasar Smartphone
Ada salah satu orang yang menginginkan mencegah dominasi Microsoft di pasar smartphone. Siapa dia?
2003 barangkali masa-masa Microsoft mereguk untung lebih banyak. Bisnisnya moncer, karena minim pesaing. Perusahaan software ini merajai sistem perangkat lunak komputer di seluruh dunia. Sampai pada akhirnya, perusahaan besutan Bill Gates ini mencoba peruntungan baru untuk bertarung di pasar smartphone.
Sayangnya, ada salah satu orang yang tak ingin Bill Gates melalui Microsoftnya mendominasi lagi di pasar smartphone. Ada apa? Ia jengah atas dominasi perangkat lunak komputer yang dikuasai Microsoft. Buat inovasi mandek, katanya.
Lantas, siapa dia? Yang jelas bukan Steve Jobs. Dia adalah Rich Miner. Pada 2003 ia bersama Andy Rubin, Nick Sears, dan Chris White mendobrak inovasi dengan mengembangkan Android. Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.
Mengutip beragam sumber, sebelum seperti saat ini, Android awalnya didesain untuk sistem operasi kamera digital yang bisa terhubung internet. Namun di pertengahan jalan, mereka menyadari bahwa langkahnya itu tidak menjanjikan. Alhasil, meraka beralih fokus ke perangkat mobile.
Singkat cerita, pada 2005 Android dibeli Google. Mahar untuk memiliki software tersebut, Google harus merogoh kocek USD50 juta. Angka yang fantastis di zamannya.
Mencegah Dominasi Microsoft
Rich Miner, yang memiliki pengalaman langsung dengan ekosistem mobile, mengungkapkan bahwa ia menciptakan Android untuk mencegah Microsoft mendominasi pasar ponsel seperti halnya pada PC.
"Saya secara harfiah membantu menciptakan Android untuk mencegah Microsoft mengontrol ponsel seperti yang mereka lakukan pada PC, yang membunuh inovasi," tulis Miner pada akun X nya seperti dikutip dari TimesofIndia, Senin (20/1).
Miner menambahkan bahwa ia memiliki kekhawatiran akan potensi dominasi Microsoft saat bekerja pada ponsel Windows Mobile pertama, SPV, pada tahun 2002. Hingga pada akhirnya, Microsoft memang harus angkat bendera putih melawan persaingan Google dan Apple.
Bill Gates sendiri, menyebut kegagalan Microsoft menjadi platform mobile dominan selain Apple sebagai salah satu kesalahan terbesarnya. Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan Microsoft dalam merilis Windows Phone 7 pada Oktober 2010 menjadi penyebab utama kekalahan dari Android dan iPhone.
Apple lebih dulu meluncurkan iPhone pada Juni 2007, diikuti oleh Android pada September 2008. Sementara itu, Microsoft baru memasuki pasar tiga tahun kemudian, sebuah langkah yang terbukti terlambat.