Ada Batuan Berbentuk Donat Ditemukan di Planet Mars, Ilmuwan Masih Mempelajarinya
Batuan misterius berbentuk aneh ini mengejutkan para ilmuwan. Memaksa mereka untuk mempelajarinya lebih lanjut.
Batuan misterius berbentuk aneh ini mengejutkan para ilmuwan. Memaksa mereka untuk mempelajarinya lebih lanjut.
Ada Batuan Berbentuk Donat Ditemukan di Planet Mars, Ilmuwan Masih Mempelajarinya
Perseverance rover atau wahana penjelajah Planet Mars, kembali memperlihatkan gambar formasi batuan yang menjadi perbincangan semua kalangan, terutama ilmuwan.
Pada Juni lalu, penjelajah NASA mengambil foto objek berbatu gelap yang anehnya menyerupai donat.
Perlu diketahui, robot penjelajah Mars milik NASA ini telah menghabiskan waktu satu setengah tahun di sana. Menjelajahi dasar danau kuno yang disebut Kawah Jezero.
Tugas utama robot penjelajah adalah mengumpulkan sampel inti batuan pada area seluas 28 mil atau 45 kilometer.
Area itu, menurut ilmuwan, dianggap sebagai lokasi utama untuk menemukan tanda-tanda kehidupan mikroba yang mungkin telah ada 3,5 miliar tahun yang lalu.
Saat itu, robot penjelajah menemukan objek yang layak difoto untuk dilihat dari dekat.
Objek berbentuk donat tersebut diperoleh dengan menggunakan SuperCam Remote Micro-Imager dari Perseverance rover di bagian atas tiang robot tersebut.
Ketika robot penjelajah Mars itu melanjutkan misinya di Kawah Gale, para ilmuwan dengan penuh semangat menganalisis lebih jauh tentang sifat batu misterius ini.
Awal tahun ini, para astronom menemukan struktur aneh yang menyerupai wajah beruang.
Formasi batuan terdiri dari dua kawah yang nampak seperti mata beruang dan bukit runtuh berbentuk V untuk moncongnya.
Para peneliti mengungkapkan setelah temuan pada bulan Januari terdapat pola retakan melingkar.
Kemungkinan besar disebabkan oleh pengendapan deposit di atas kawah tumbukan yang terkubur, sementara struktur mirip hidung beruang boleh jadi merupakan lubang vulkanik atau lumpur.
Kemudian pada bulan Februari, NASA mengungkapkan temuan tentang batu logam mengkilap yang aneh di Planet Merah yang tampak seperti meteorit besi-nikel.
Batu yang dijuluki "Kakao" itu ditemukan di wilayah dekat Gunung Sharp Mars yang kemungkinan memiliki kawah besar di masa lampau. Sejauh ini, batuan tersebut masih diteliti.
Terlepas itu semua, meskipun penemuan ini tidak serta merta meningkatkan pemahaman tentang Mars.
Tetapi berfungsi sebagai bukti pengejaran pengetahuan manusia yang tiada henti dan keingintahuan akan hal-hal yang tidak diketahui.