3 Anak Muda Mendadak Miliarder: Ini Benar-Benar Gila Tak Pernah Menyangka
Mereka mengaku tak pernah berpikir sejauh ini. Menjadi miliarder muda dunia.
3 anak muda berusia 22 tahun asal Bay Area, Amerika Serikat, baru saja dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia usai startup mereka, Mercor, mencapai valuasi fantastis sebesar USD10 miliar.
3 anak muda itu adalah Brendan Foody, Adarsh Hiremath, dan Surya Midha.
Startup kecerdasan buatan (AI) milik mereka, baru saja mencapai valuasi fantastis sebesar USD10 miliar, setelah memperoleh pendanaan baru senilai USD350 juta.
Pendanaan ini dipimpin oleh Felicis Ventures dengan dukungan dari investor besar seperti Benchmark, General Catalyst, dan Robinhood Ventures.
“Rasanya benar-benar gila dan tidak nyata. Dua tahun lalu kami bahkan tidak bisa membayangkan ini,” kata Foody kepada Forbes, Selasa (4/11).
Dari Tim Debat ke Takhta Miliarder
Dengan valuasi setinggi itu, ketiga sahabat yang dulu satu tim debat di SMA ini resmi menggeser rekor Mark Zuckerberg, yang menjadi miliarder pada usia 23 tahun.
“Yang gila bagi saya, kalau bukan karena Mercor, saya mungkin baru saja lulus kuliah beberapa bulan lalu,” ujar Hiremath.
Dalam waktu singkat, perusahaan ini berkembang pesat. Pada September lalu, Mercor masuk dalam daftar Forbes Cloud 100 sebagai salah satu perusahaan cloud computing swasta terbaik.
3 Anak Muda Bersaing di Industri AI
Namun di balik kesuksesan besar, jalan Mercor tidak selalu mulus. Pada September lalu, startup ini digugat oleh Scale AI, pesaing besar di industri yang menuduh Mercor mencuri rahasia dagang dan membawa lebih dari 100 dokumen internal.
Pada Juni lalu, Meta membeli hampir setengah saham Scale AI senilai 14 miliar dolar AS, yang mencengangkan pasar dan memicu persaingan lebih agresif di kalangan perusahaan rintisan.
Reporter magang: Mochamad Aidil Akbar