Uang Palsu

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Kronologi mantan Artis Kolosal SKW Ditangkap, Berkali-kali Belanja di Mal Pakai Uang Palsu

Rupanya, SKW sudah beberapa kali berbelanja di minimarket hingga pusat perbelanjaan dengan menggunakan uang palsu.

{{caption}}
Mantan Artis Drama Kolosal Ditangkap, Uang Palsu Senilai Rp200 Juta buat Belanja di Mal Disita

Sepak terjang terendus setelah mencoba berkali-kali bertransaksi di minimarket sebuah pusat perbelanjaan.

{{caption}}
Uang Palsu Ditemukan di 'Pabrik' Bogor Capai Rp3,3 Miliar, Duit Siap Edar Rp1,3 Miliar

Dari lokasi tersebut, polisi menyita temuan fantastis lebih dari Rp3,3 miliar uang palsu dalam berbagai tahap produksi.

{{caption}}
Polisi Bongkar 'Pabrik' Uang Palsu di Bogor, Terungkap Usai Tas Berisi Duit Rp316 Juta Dibawa Tersangka Tertinggal di Stasiun

Penggerebekan praktik pembuatan uang palsu ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus peredaran uang palsu di Stasiun Tanah Abang.

{{caption}}
Berkas Dilimpahkan ke Kejari Gowa, Tiga Tersangka Kasus Uang Palsu di UIN Makassar Tertunduk Lesu

Dengan demikian, total sudah ada 14 tersangka kasus produksi dan peredaran uang palsu yang telah dilimpahkan ke Kejari Gowa.

{{caption}}
Belanja Pakai Uang Palsu di Mal, Perempuan ini Ditangkap Bawa Uang Palsu Rp40 Juta

Saat ditangkap, Polisi menemukan uang palsu Rp40 Juta di dalam tas. Uang palsu itu berupa pecahan Rp100.000.

{{caption}}
Babak Baru Kasus Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin, Para Tersangka Segera Disidang

Sebelas tersangka sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidang.

{{caption}}
Waspada Peredaran Uang Palsu Selama Ramadan, Begini Ciri-Cirinya

Pelajari dengan mudah cara mengenali ciri-ciri uang palsu.

{{caption}}
Beredar Pesan Berantai Pengakuan Tersangka Utama Uang Palsu di UIN Makassar

Tersangka utama membeberkan kronolgi kasus uang palsu.

{{caption}}
Update Perburuan Dua Tersangka Kasus Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Belum Ditangkap, Begini Penjelasan Polisi

Kepolisian saat ini masih mengejar dua tersangka yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut.