Mencicipi Sambal Rusip, Kuliner Hasil Fermentasi Ikan Asli Bangka Belitung
Sambal Rusip terbuat dari fermantasi ikan yang didiamkan selama tujuh hari.
Sambal Rusip terbuat dari fermantasi ikan yang didiamkan selama tujuh hari.
Mencicipi Sambal Rusip, Kuliner Hasil Fermentasi Ikan Asli Bangka Belitung
Kepulauan Bangka Belitung terletak di sisi Timur Pulau Sumatra. Maka dari itu, tak heran mayoritas bahan utama untuk makanan sehari-hari berasal dari laut.Bahkan, hidangan yang disajikan pun bisa dikatakan banyak menggunakan ikan.
Salah satu hidangannya yaitu Sambal Rusip. Sambal ini nampak beda dengan sambal khas Nusantara lainnya. Pasalnya, Sambal Rusip terbuat dari fermantasi ikan yang didiamkan selama tujuh hari.
Penasaran dengan makanan yang satu ini? Simak rangkumannya yang dihimpun dari beberapa sumber berikut.
Makanan Tradisional Bangka
Sambal Rusip atau biasa disebut Rusep menjadi salah satu hidangan tradisional yang populer di Bangka Belitung. Bahkan, Sambal Rusip selalu hadir di meja makan. (Foto: indonesiakaya.com)
Ketika mencicipinya, ada rasa asin, pedas, dan asam. Apalagi dibarengi dengan nasi putih dan ikan bakar terasa semakin sedap.
Fermentasi Ikan
Melansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Sambal Rusip terbuat dari fermentasi ikan bilis. Saat proses fermentasi, biasanya ditambahkan gula merah, air kerak nasi, garam, dan juga kunci. Setelah itu, diolah bersama bawang dan juga cabai.
Ikan bilis sudah menjadi salah satu komoditi yang ditangkap oleh masyarakat Bangka. Tak heran jika Sambal Rusip merupakan hidangan legendaris dan bagi anda yang sedang berkunjung ke Bangka Belitung, jangan lupa untuk menjajal makanan khas yang satu ini.
Cara mengolah
Untuk mengolahnya, ikan teri dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran agar proses fermentasi bisa sempurna.
Apabila ikan tidak bersih, justru akan memicu tumbuhnya ulat dan malah cepat membusuk.
Setelah bersih, campurkan dengan gula merah dan garam. Kemudian taruh diwadah tertutup agar terhindar dari sirkulasi udara selama tujuh hari.
Bila sudah mengeluarkan bau asam, Rusip pun sudah dapat dinikmati, cukup mudah bukan?
Setelah bersih, campurkan dengan gula merah dan garam. Kemudian taruh diwadah tertutup agar terhindar dari sirkulasi udara selama tujuh hari.
Bila sudah mengeluarkan bau asam, Rusip pun sudah dapat dinikmati, cukup mudah bukan?
Saat ini, produk Rusip sudah dijual dan menjadi oleh-oleh khas Bangka yang wajib dibawa pulang.
Tak perlu khawatir, untuk mencari kios penjual Rusip sudah cukup melimpah dan sudah dikemas dalam botol dengan harga yang terjangkau.