Tips Sehat Menjalani Puasa: Perhatikan Kesehatan Tulang dan Imunitas
Menjelang bulan puasa, penting untuk mempersiapkan kondisi fisik agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan baik dan optimal.
Menyambut bulan Puasa Ramadan tidak hanya memerlukan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik agar ibadah dapat dilakukan secara optimal.
Dr. Tirza Z. Tamin, Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama menjalankan puasa.
Menjelang puasa yang akan dimulai dalam beberapa hari ke depan, Tirza menekankan pentingnya bagi umat Muslim untuk tetap aktif bergerak dan memenuhi kebutuhan nutrisi dengan gizi seimbang saat sahur dan berbuka.
“Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, memastikan waktu tidur yang cukup, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan,” saran Tirza.
Sejalan dengan upaya tersebut, Anlene meluncurkan sebuah inisiatif dengan mendistribusikan 10.000 paket Anlene Habbatussauda selama bulan Ramadan.
Inisiatif ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur dalam acara NUCONOMICS Festival 2026 yang berlangsung di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar pada tanggal 5-7 Februari 2026.
Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) juga turut diundang untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan.
“Untuk mendukung masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan, tahun ini, Anlene berinisiatif berbagi nutrisi melalui distribusi 10.000 paket Anlene Habbatussauda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk NU Jawa Timur,” ungkap Yauwanan Wigneswaran, Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.
Berpuasa dengan cara yang produktif
Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Nahdlatul Ulama Jawa Timur, memberikan penghargaan terhadap kolaborasi yang terjalin melalui program berbagi nutrisi di bulan Ramadan. Ia berpendapat bahwa inisiatif ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan, sehingga mereka dapat tetap aktif dan produktif dalam menjalankan ibadah puasa serta kegiatan sehari-hari.
"Hal ini sejalan dengan komitmen Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan terdapat dalam pilar keempat NU, yaitu penguatan kesehatan dan layanan sosial," ujarnya.
Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan bantuan nutrisi tetapi juga mendukung tujuan yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.