Matcha vs Teh Hijau: Mana yang Lebih Ampuh Turunkan Berat Badan dan Kolesterol?
Baik matcha maupun teh hijau memiliki manfaat kesehatan, namun mana yang lebih ampuh dalam menurunkan berat badan dan kolesterol?
Bagi para penggemar gaya hidup sehat, matcha dan teh hijau kini menjadi dua pilihan minuman yang sangat populer, keduanya menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Keduanya dikenal sebagai sumber antioksidan alami yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas dan juga membantu meningkatkan konsentrasi saat beraktivitas.
Namun, meskipun kedua minuman ini berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis, terdapat perbedaan signifikan dalam metode penanaman, pengolahan, dan penyajiannya. Perbedaan ini berdampak pada rasa dan kandungan gizi yang dimiliki oleh masing-masing minuman tersebut.
Matcha dibuat dari daun teh yang ditanam di lokasi yang teduh, yang bertujuan untuk meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine, asam amino yang memberikan efek menenangkan. Setelah proses pemanenan, daun teh tersebut dikukus, dikeringkan, dan kemudian digiling halus hingga menjadi bubuk hijau cerah.
Di sisi lain, teh hijau biasa ditanam di bawah sinar matahari penuh, yang menghasilkan daun dengan warna hijau muda, memiliki rasa yang lebih kuat dan sedikit pahit. Proses penanaman ini juga berkontribusi pada tingginya kandungan katekin, yang merupakan antioksidan utama dalam teh hijau.
Nutrisi yang Terkandung dalam Matcha dan Teh Hijau
1. Kalori
Keduanya memiliki kandungan kalori yang rendah, namun matcha sedikit lebih tinggi dibandingkan teh hijau.
- Teh hijau: sekitar 2,5 kalori per cangkir
- Matcha: sekitar 5 kalori per cangkir
2. Kafein
Karena seluruh daun teh dikonsumsi dalam bentuk bubuk, matcha mengandung kafein yang lebih tinggi.
- Teh hijau: 29,4 mg kafein per cangkir
- Matcha: 37,8--88,8 mg kafein per cangkir (sekitar 2 gram matcha)
3. L-theanine
Kandungan L-theanine dalam matcha lebih tinggi, yang berfungsi untuk mengurangi stres dan kecemasan.
- Matcha: 9,3--28,5 mg per gram
- Teh hijau: sekitar 6,5 mg per gram
4. Antioksidan
Matcha memiliki keunggulan dalam kandungan epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan jenis katekin yang sangat kuat. Penelitian menunjukkan bahwa matcha dapat mengandung hingga 137 kali lebih banyak antioksidan dibandingkan dengan teh hijau berkualitas rendah, dan tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan teh hijau berkualitas tinggi.
Manfaat kesehatan dari matcha dan teh hijau
1. Perlindungan Antioksidan
Kandungan antioksidan yang melimpah dalam matcha dan teh hijau berperan penting dalam melindungi tubuh dari radikal bebas serta mendukung kesehatan jantung dan sel-sel tubuh. "Matcha dan teh hijau mengandung banyak senyawa aktif, termasuk L-theanine, rutin, quercetin, kafein, klorofil, dan berbagai katekin," ungkap Kiran Campbell, RDN. Menurut Trista Best, MPH, RD, keberadaan antioksidan dalam tubuh sangat krusial untuk mencegah dan mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh racun serta radikal bebas.
2. Energi dan Fokus
Kandungan kafein yang tinggi pada matcha memberikan dorongan energi yang lebih kuat dan bertahan lama dibandingkan dengan teh hijau. Namun, berkat adanya L-theanine, efek energinya lebih stabil dan tidak menyebabkan kegelisahan seperti yang sering terjadi setelah mengonsumsi kopi. Oleh karena itu, matcha sangat cocok untuk dikonsumsi sebelum bekerja atau berolahraga, karena dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.
3. Meningkatkan Metabolisme dan Membantu Berat Badan
Baik matcha maupun teh hijau mengandung katekin dan kafein yang dapat mempercepat proses pembakaran lemak dan kalori. Dengan kandungan yang lebih tinggi, matcha sedikit lebih efektif dalam mendukung penurunan berat badan. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada minuman yang bisa dianggap sebagai solusi ajaib untuk menurunkan berat badan. Hasil yang sehat dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pola makan yang seimbang dan gaya hidup yang aktif. Selain itu, teh hijau juga berperan dalam menurunkan kadar gula darah, insulin, dan HbA1c, yang sangat baik untuk menjaga kesehatan metabolik.
4. Menjaga Kesehatan Otak
Matcha yang kaya akan L-theanine dapat membantu meningkatkan fokus, daya ingat, dan ketenangan. "L-theanine dalam matcha diketahui dapat meningkatkan kesehatan otak, termasuk memperbaiki memori, perhatian, dan waktu reaksi," jelas Trista Best. Zat ini juga berfungsi untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat penuaan serta mengurangi risiko gangguan kognitif seperti demensia. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi teh hijau memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami demensia di usia lanjut.
5. Mendukung Kesehatan Jantung
Mengonsumsi teh hijau secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi peradangan, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Matcha, yang memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi, memberikan manfaat yang serupa.