3 Minuman Herbal yang Efektif Lawan Ngantuk Setelah Makan Siang
Sering merasa mengantuk setelah makan siang? Cobalah tiga jenis minuman herbal yang ampuh.
Ngantuk setelah makan siang adalah hal yang umum dialami oleh banyak orang, termasuk mereka yang bekerja di kantor. Fenomena ini, yang dikenal dalam dunia medis sebagai post-prandial drowsiness, dapat diatasi dengan cara yang tepat. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah dengan mengonsumsi minuman herbal.
Post-prandial drowsiness terjadi akibat perubahan aliran darah dan kadar gula darah setelah makan. "Setelah makan, aliran darah memang lebih difokuskan ke saluran cerna. Jika tidak diimbangi dengan pilihan minuman atau pola makan yang tepat, tubuh akan terasa lemas dan mengantuk," terang Dokter Danang Ardiyanto, MKM, dari UPF Yankestrad Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito dalam percakapan telepon dengan Health Liputan6.com pada Kamis, 18 Desember 2025.
Ia juga menambahkan bahwa minuman herbal tertentu dapat membantu menjaga kebugaran tanpa menimbulkan efek samping yang berat, seperti jantung berdebar. "Herbal yang bersifat menghangatkan dan mendukung pencernaan justru membantu tubuh tetap segar," jelasnya. Oleh karena itu, memilih minuman herbal yang tepat setelah makan siang bisa menjadi solusi yang sederhana untuk membantu karyawan tetap fokus dan produktif hingga akhir jam kerja.
1. Jahe Hangat Efektif Melawan Ngantuk
Minuman herbal yang berbahan dasar jahe sangat dianjurkan untuk mengatasi ngantuk setelah makan siang. Tanaman herbal ini mudah ditemukan dan aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Danang menjelaskan bahwa jahe mengandung gingerol, senyawa aktif yang berperan dalam melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan efisiensi pencernaan. Ketika proses pencernaan berjalan dengan baik, tubuh tidak perlu bekerja terlalu keras. "Sehingga rasa lemas pun berkurang," ujarnya.
Cara membuat jahe hangat yang dapat membantu mengatasi rasa ngantuk:
1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan, yaitu jahe segar, air, dan gula atau madu sesuai selera.
2. Cuci bersih jahe, kemudian kupas dan iris tipis atau parut.
3. Rebus air dalam panci hingga mendidih.
4. Masukkan jahe yang telah diiris atau diparut ke dalam air mendidih.
5. Biarkan jahe mendidih selama sekitar 10-15 menit agar rasa jahe keluar.
6. Setelah itu, saring jahe dan tuangkan ke dalam gelas.
7. Tambahkan gula atau madu sesuai selera untuk memberikan rasa manis.
8. Aduk rata dan jahe hangat siap dinikmati. Dengan cara ini, Anda dapat menikmati jahe hangat yang tidak hanya menghangatkan tubuh tetapi juga membantu mengatasi rasa kantuk
Danang menyarankan untuk menikmati segelas jahe hangat antara 15 hingga 30 menit setelah makan siang. Kehangatan dari minuman ini dapat memberikan stimulasi ringan pada sistem saraf tanpa menyebabkan efek gelisah seperti yang ditimbulkan oleh kopi.
Minuman ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki aktivitas fisik ringan hingga sedang. Selain dapat membantu mengurangi rasa kantuk, jahe juga memiliki manfaat untuk mencegah perut terasa begah dan tidak nyaman. Untuk membuatnya, cukup geprek jahe segar dan seduh dengan air hangat. Setelah dibiarkan selama beberapa menit, minumlah di waktu-waktu yang rawan ngantuk.
2. Teh Hijau
Selain jahe, teh hijau juga menjadi pilihan yang baik karena memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi. "Sehingga membantu meningkatkan kewaspadaan tanpa membuat jantung berdebar," katanya. Teh hijau juga mengandung L-theanine, suatu senyawa yang berfungsi untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi, sambil tetap memberikan efek menenangkan. Kombinasi dari kedua faktor ini menjadikan teh hijau sangat tepat untuk diminum setelah makan siang, terutama bagi para karyawan yang harus melanjutkan pekerjaan di depan layar komputer.
3. Serai
Di sisi lain, serai hangat lebih disarankan untuk karyawan yang merasa ngantuk dan mengalami perut penuh atau kembung. Aroma khas dari serai memberikan efek menyegarkan sekaligus membantu meredakan masalah pencernaan. Serai berfungsi dengan mengurangi gas yang ada di saluran cerna dan memperlancar proses pencernaan. Dengan demikian, tubuh akan terasa lebih ringan dan pikiran pun menjadi lebih segar. Keduanya dapat dikonsumsi satu cangkir saja, tanpa menambahkan gula berlebihan agar manfaatnya tetap optimal.
Mengonsumsi herbal yang salah dapat membuat rasa ngantuk semakin parah
Danang mengingatkan bahwa tidak semua jenis minuman herbal sesuai untuk diminum setelah makan siang. Kesalahan dalam memilih jenis minuman dapat memperburuk rasa kantuk saat bekerja. Minuman herbal yang terlalu pahit dan berat, seperti jamu dengan komposisi pekat, dapat membuat tubuh semakin rileks dan menurunkan energi.
Selain itu, minuman yang terlalu manis juga sebaiknya dihindari, karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan, sehingga rasa lelah kembali muncul.
Herbal yang memiliki efek menenangkan, seperti pegagan atau pala dalam jumlah besar, juga sebaiknya tidak dikonsumsi pada siang hari. Efek relaksasi dari herbal tersebut dapat memicu rasa kantuk, terutama bagi mereka yang memiliki ritme kerja yang padat. Sebagai alternatif, air lemon hangat dengan perasan yang ringan dapat menjadi pilihan yang baik untuk menyegarkan tubuh dan membantu pencernaan lemak.
Dengan memilih minuman herbal yang tepat dan mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai, karyawan dapat menjaga kebugaran, fokus, dan produktivitas mereka hingga waktu pulang kerja.