Langkah Mudah Mencegah Sakit Gigi pada Anak Sejak Dini
Lindungi kesehatan gigi anak dengan menerapkan kebiasaan sehari-hari yang baik.
Sakit gigi pada anak, baik yang disebabkan oleh gigi berlubang atau gusi bengkak, dapat menyebabkan dampak yang signifikan terhadap aktivitas sehari-hari anak. Kondisi ini dapat membuat anak kehilangan nafsu makan, menjadi lebih rewel, dan berisiko mengalami masalah kesehatan lainnya.
Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan gigi anak sejak usia dini, terutama dalam kebiasaan sehari-hari. Dokter gigi dari Happy Dental Clinic, drg. Janet Jessica, mengingatkan pentingnya mengontrol konsumsi makanan dan minuman manis pada anak serta mengimbangi dengan kebiasaan yang baik.
"Anak-anak memang suka makanan dan minuman manis, tapi sifatnya lengket. Boleh dikonsumsi, tapi jangan berlebihan. Setelah makan, langsung minum atau bilas dengan air putih," ujar Janet.
Ia menekankan agar anak tidak mengonsumsi makanan tinggi gula diikuti dengan minuman manis, karena kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan gigi.
Pentingnya Sikat Gigi dengan Cara yang Tepat
Selain mengontrol asupan gula, kebiasaan menyikat gigi juga menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan gigi anak. Janet menyarankan agar anak menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu:
- Pagi hari setelah sarapan
- Malam hari sebelum tidur
Sikat gigi sebaiknya dilakukan dengan pendampingan orang tua agar tekniknya benar. "Gunakan pasta gigi ber-fluoride, dengan cara menyikat yang tepat dan di waktu yang benar. Malam hari penting karena saat tidur produksi air liur menurun, sehingga mulut menjadi lebih asam dan bakteri lebih mudah merusak gigi," ujarnya.
Ke Dokter Gigi Jangan Tunggu Sakit
Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga disarankan untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan ini sangat penting untuk:
- Deteksi dini gigi berlubang
- Membersihkan karang gigi
- Mencegah kerusakan yang lebih parah
Sayangnya, banyak pasien yang datang ke dokter gigi saat kondisinya sudah serius, padahal sebelumnya sudah ada tanda-tanda awal. "Penindakan preventif sangat penting, terutama untuk anak. Idealnya anak sudah dikenalkan ke dokter gigi sejak dini," ujar Janet. Dengan cara ini, orang tua dapat lebih cepat menyadari jika ada perubahan pada kondisi gigi anak.
Fluoride memiliki peran penting dalam mencegah kerusakan gigi
Pencegahan gigi berlubang pada anak sebenarnya cukup mudah dilakukan, salah satunya melalui penggunaan fluoride.
Tanda awal kerusakan gigi umumnya muncul dalam bentuk bercak putih. Pada tahap ini, fluoride masih dapat membantu memperbaiki enamel gigi melalui proses remineralisasi. Fluoride dapat diterapkan secara topikal oleh dokter gigi untuk melindungi seluruh permukaan gigi.
"Jika digunakan sesuai anjuran, fluoride justru membantu memperkuat enamel gigi. Namun, penggunaan berlebihan bisa menyebabkan bercak," tambahnya.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan gigi, acara Shine and Smile by 10Xhibition diadakan di West Atrium Living World Alam Sutera, berlangsung dari 31 Maret hingga 5 April 2026.
Penyelenggara acara, Oki Baren, menyatakan bahwa pameran ini mengusung tema beauty and wellness.
"Ekshibisi ini menghadirkan berbagai layanan, mulai dari klinik kecantikan, dental clinic, hingga layanan kesehatan dan finansial," ujarnya.