Kenapa Suka Ngiler Saat Tidur?
Ngiler saat tidur ternyata terjadi bukan tanpa alasan. Ini dia penyebabnya!
Ngiler saat tidur terjadi bukan tanpa alasan. Ngiler saat tidur dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, bau mulut, bahkan dehidrasi. Lantas, apa penyebabnya?
Posisi Tidur Miring atau Tengkurap
Saat tidur dalam posisi miring atau tengkurap, air liur akan bergerak mengikuti gravitasi, yaitu ke arah bantal. Posisi tidur inilah yang kemudian menyebabkan ngiler. Cobalah mengatasinya dengan tidur telentang.
Penyakit Asam Lambung atau GERD
Penderita GERD sering mengalami disfagia atau kesulitas menelan karena lapisan kerongkongan iritasi. Akibatnya, produksi air liur pada kelenjar ludah meningkat yang kemudian menyebabkan ngiler, terutama saat tidur.
Gangguan tidur ini bisa menyebabkan pernapasan terhenti sementara selama beberapa kali saat tidur. Kondisi ini menyebabkan lebih banyak berpanas melalui mulut, sehingga memicu ngiler saat tidur.
Apnea Tidur Obstruktif
Pilek, radang tenggorokan, sinusitis, atau alergi akibat peradangan pada sinus dan tersumbatnya jalan napas, bisa memicu ngiler saat tidur. Sebab, kondisi tersebut cenderung membuat bernapas melalui mulut juga.
Produksi air liur berlebih saat tidur juga bisa disebabkan karena efek samping obat, seperti obat antipsikotik, obat alzheimer dan beberapa antibiotik.
Bruxism
Bruxism merupakan kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur. Kondisi ini bisa menyebabkan bernapas melalui mulut. Akibatnya, mulut terbuka dan memungkinkan air liur keluar saat tidur.