Bingung Atasi Ambeien? Kenali 5 Daun Herbal yang Direkomendasikan Ahli
Menurut para ahli, daun ungu, daun duduk, miana, temulawak, dan kunyit terbukti efektif dalam mengatasi ambeien pada stadium awal.
Ambeien atau wasir merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh banyak orang, terutama bagi mereka yang sering mengalami sembelit, duduk dalam waktu lama, atau memiliki asupan serat yang rendah.
Meskipun obat-obatan medis menjadi pilihan utama, penggunaan daun herbal sebagai terapi tambahan juga semakin populer. Menurut dr. Danang Ardiyanto, MKM, dari UPF Yankestrad Tawangmangu RSUP Dr Sardjito, penggunaan herbal dapat membantu meredakan gejala ambeien yang bersifat ringan hingga sedang.
"Herbal bisa digunakan sebagai terapi pendukung untuk ambeien stadium I--II, terutama ketika keluhan masih berupa nyeri ringan, gatal, atau pembengkakan. Namun, bukan untuk menggantikan pengobatan utama," jelas Danang seperti dikutip dari Liputan6.com melalui telepon pada Senin, 8 Desember 2025.
Dia juga menambahkan bahwa herbal sangat cocok digunakan ketika keluhan yang dirasakan lebih dominan berupa nyeri, rasa panas, dan pembengkakan.
Berbagai kandungan aktif dalam tanaman herbal dapat membantu mengurangi peradangan, memperbaiki sirkulasi darah pada pembuluh vena, serta mempercepat proses penyembuhan jaringan. Meskipun demikian, penggunaan herbal harus tetap diimbangi dengan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi cukup serat, banyak minum air, dan menghindari kebiasaan mengejan saat buang air besar.
Tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi ambeien
1. Daun Ungu
Daun ungu merupakan salah satu tanaman herbal yang terkenal efektif dalam meredakan gejala ambeien. Tanaman ini berfungsi untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan pada hemoroid. Dengan kandungan flavonoid, tanin, dan steroid, daun ungu memiliki sifat antiinflamasi dan venotonik yang dapat memperkuat dinding pembuluh darah.
"Daun ungu sering kami rekomendasikan karena efek antiinflamasinya cukup kuat dan aman digunakan pada stadium awal," kata Danang. Oleh karena itu, banyak orang memilih daun ungu sebagai solusi alami untuk mengatasi masalah ambeien yang mereka alami.
Daun yang berada di atas permukaan tanah
Secara konvensional, daun duduk dimanfaatkan untuk mengatasi pembengkakan dan rasa sakit. Herbal ini berperan dalam menurunkan suhu serta mempercepat proses regenerasi jaringan yang mengalami iritasi. Senyawa-senyawa seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin yang terkandung di dalamnya memberikan efek terapeutik pada bagian tubuh yang meradang.
Daun duduk telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan pembengkakan dan nyeri. Dengan kemampuan untuk menurunkan rasa panas, herbal ini juga mempercepat pemulihan jaringan yang terkena iritasi. Kandungan flavonoid, alkaloid, dan saponin yang ada dalam daun ini berkontribusi pada proses penyembuhan area yang mengalami peradangan.
Iler atau Miana
Iler atau miana merupakan tanaman yang terbukti efektif dalam mengurangi pembengkakan dan peradangan. Dalam konteks ambeien, tanaman ini berfungsi untuk meredakan iritasi, mencegah terjadinya infeksi sekunder berkat sifat antimikroba yang dimilikinya, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
Zat aktif yang terkandung dalam tanaman ini, seperti flavonoid, asam rosmarinat, dan eugenol, memiliki peranan yang sangat penting dalam memberikan manfaat tersebut.
Tanaman Iler atau miana dikenal luas karena kemampuannya dalam meredakan pembengkakan serta peradangan.
Dalam pengobatan ambeien, tanaman ini tidak hanya membantu mengurangi iritasi, tetapi juga mencegah infeksi sekunder berkat sifat antimikroba yang dimilikinya, serta mempercepat penyembuhan luka. Zat aktif seperti flavonoid, rosmarinic acid, dan eugenol berkontribusi besar terhadap manfaat tersebut.
Temulawak adalah tanaman herbal yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional
Temulawak memiliki manfaat yang luas, tidak hanya untuk meredakan peradangan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan kurkuminoid dan xanthorrhizol dalam temulawak berperan penting dalam memperbaiki metabolisme tubuh serta meningkatkan fungsi hati. Selain itu, temulawak juga berkontribusi dalam mencegah sembelit, yang merupakan salah satu penyebab utama terjadinya ambeien.
Kunyit adalah rempah yang sering digunakan dalam masakan
Kunyit telah lama dikenal sebagai obat antiinflamasi alami. Kandungan kurkumin dalam kunyit berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri, mengatasi rasa panas, dan mengurangi pembengkakan, serta memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mencegah infeksi. Kunyit dapat dinikmati dalam bentuk minuman herbal atau dicampurkan dengan tanaman lainnya. Danang menekankan bahwa meskipun herbal bermanfaat, penggunaannya tetap harus dilakukan dengan hati-hati, terutama pada kondisi yang sudah parah.
"Jika terjadi perdarahan masif atau nyeri semakin berat, segera periksa ke dokter. Herbal sebaiknya digunakan pada kondisi yang masih terkendali," ujarnya. Dengan memanfaatkan lima jenis tanaman herbal tersebut, individu dapat menemukan alternatif alami untuk meredakan gejala ambeien tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.