Terungkap! Perumda Sari Gunung Ponorogo Buka Seleksi Direktur dan Dewan Pengawas, Fokus Tak Lagi Hanya Tambang
Pemerintah Kabupaten Ponorogo membuka seleksi direktur dan dewan pengawas Perumda Sari Gunung. Apa saja syaratnya dan mengapa fokus BUMD ini berubah drastis?
Pemerintah Kabupaten Ponorogo secara resmi membuka seleksi untuk posisi direktur dan dewan pengawas Perumda Sari Gunung. Langkah ini diambil untuk mengaktifkan kembali badan usaha milik daerah yang sebelumnya kurang beraktivitas. Seleksi ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi BUMD tersebut.
Pembukaan pendaftaran telah dimulai sejak tanggal 1 September dan akan berakhir pada 7 September mendatang. Kesempatan ini terbuka lebar bagi warga negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi, termasuk pelamar dari luar daerah Ponorogo. Ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam mencari talenta terbaik.
Perumda Sari Gunung, yang dibentuk berdasarkan Perda Nomor 6 Tahun 2020, tidak lagi akan berfokus pada pertambangan batu kapur. Ke depan, BUMD ini diproyeksikan untuk mengelola berbagai bidang usaha lain. Mulai dari sektor pertanian hingga pengembangan pariwisata lokal.
Syarat dan Kualifikasi Pelamar Seleksi Direktur Perumda Sari Gunung
Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, menjelaskan secara rinci mengenai persyaratan bagi para pelamar. Seleksi direktur dan dewan pengawas ini bersifat terbuka untuk umum, memberikan kesempatan yang sama bagi semua pihak. Pelamar diharapkan mempersiapkan dokumen yang diperlukan dengan cermat.
Beberapa kriteria dasar yang harus dipenuhi antara lain adalah status sebagai Warga Negara Indonesia. Selain itu, pelamar wajib memiliki latar belakang pendidikan minimal sarjana dari perguruan tinggi terkemuka. Batasan usia juga diberlakukan untuk memastikan kesesuaian dengan posisi yang dilamar.
Untuk posisi direktur, usia maksimal pelamar adalah 55 tahun, sementara untuk dewan pengawas dibatasi hingga 60 tahun. Agus Pramono menegaskan bahwa pensiunan tidak diperkenankan untuk mendaftar dalam seleksi ini. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kandidat dengan semangat dan visi yang segar.
Salah satu syarat krusial lainnya adalah pengalaman kerja di bidang manajerial. Pelamar harus memiliki pengalaman minimal lima tahun dalam posisi manajerial yang relevan. Kualifikasi ini penting agar Perumda Sari Gunung dapat dipimpin oleh individu yang kompeten.
Transformasi Bisnis Perumda Sari Gunung: Dari Tambang ke Pariwisata dan Pertanian
Perubahan fokus bisnis Perumda Sari Gunung menjadi sorotan utama dalam seleksi ini. Sebelumnya dikenal dengan pertambangan batu kapur di Kecamatan Sampung, kini Perumda akan merambah sektor lain. Ini menunjukkan adaptasi strategis terhadap potensi daerah yang lebih luas.
Agus Pramono mengungkapkan bahwa ke depan, Perumda Sari Gunung akan mengelola berbagai bidang usaha baru. Sektor pertanian dan pariwisata menjadi prioritas utama dalam pengembangan BUMD ini. Apalagi, di Kecamatan Sampung saat ini sedang dibangun Monumen Reog yang menjanjikan potensi wisata besar.
Tujuan utama dari transformasi ini adalah menjadikan Perumda Sari Gunung sebagai badan usaha yang sehat dan kuat. Dengan demikian, BUMD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo. Pemkab Ponorogo memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia di tahap awal.
Agus Pramono menambahkan bahwa pada tahap awal, fokus utama adalah pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Target PAD belum menjadi prioritas utama saat ini. Harapannya, dengan SDM yang mumpuni, Perumda Sari Gunung akan menjadi entitas bisnis yang tangguh dan berkelanjutan di masa depan.
Sumber: AntaraNews