Prasetyo Hadi Tanggapi Isu Keterlibatan Kader Gerindra dalam Pengelolaan SPPG
Yang menjadi perhatian utama bukanlah identitas pemilik atau afiliasi politik pengelola SPPG, melainkan kepatuhan terhadap aturan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah fokus memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan operasional sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan, terlepas dari siapa pihak yang mengelolanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo menanggapi sorotan terhadap sejumlah pemilik dan pengelola SPPG yang disebut-sebut berasal dari kalangan kader Partai Gerindra.
Menurutnya, yang menjadi perhatian utama bukanlah identitas pemilik atau afiliasi politik pengelola SPPG, melainkan kepatuhan terhadap aturan, standar operasional prosedur (SOP), dan ketentuan yang berlaku dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Termasuk mohon maaf, saya sebagai bukan sebagai Mensesneg ya, sebagai kader Partai Gerindra, karena ada juga dibawa-bawa nama partai, tapi yang bisa kami sampaikan mewakili partai bahwa tentu tidak ada instruksi institusional gitu,” ujar Prasetyo di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Kamis (11/6).
Ingatkan Para Kader
Ia menyampaikan bahwa Partai Gerindra justru secara internal terus mengingatkan para kader yang terlibat dalam pengelolaan dapur SPPG agar menjaga kualitas layanan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kalaupun ada yang dianggap kader atau perorangan, yaitu tentu atas inisiatif masing-masing," ucapnya.
Prasetyo menekankan bahwa setiap pengelola SPPG, tanpa memandang latar belakangnya, wajib mematuhi seluruh ketentuan program dan menjaga kualitas layanan demi keberhasilan pelaksanaan program MBG.
"Dan perlu kami sampaikan di dalam internal partai kami berulang kali menekankan bahwa kepada saudara-saudara yang anggota Partai Gerindra yang apa namanya memiliki dapur-dapur SPPG untuk untuk harus wajib menjaga kualitas sebagaimana standar yang sudah kita tetapkan," tegasnya.
Reporter: Immanuel Christian