Ditanya soal KIM Plus, Golkar Singgung PKB dan PKS Diajak Gabung
Dito pun menyinggung adanya komunikasi intems PKB dan PKS yang diajak bergabung dengan koalisi oleh Gerindra.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Dito Ariotedjo menanggapi soal Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yang disebut-sebut Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Dito pun menyinggung adanya komunikasi intems PKB dan PKS yang diajak bergabung dengan koalisi oleh Gerindra.
"Ya kan komunikasi intens kan seperti kemarin di HUT-nya PKB. PKS juga menyatakan ingin bersama," kata Dito, kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/8).
Selain itu, Partai Perindo juga sudah menyatakan akan bekerjasama dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Dan kita lihat kemarin Perindo sekarang ketumnya Mbak Angela dalam pidatonya dan preskonnya sudah menyatakan akan bersama pemerintah selanjutnya di bawah pak Prabowo-Gibran," ujar Dito.
Dito setuju apabila PKS juga ikut diajak bergabung. Bila bisa bersama-sama maka akan semakin bagus untuk membangun pemerintahan.
"Baguslah kita kan dalam membangun bangsa provinsi sampai kab kota sampai negara, intinya selama bisa bersama lebih baik itu lebih bagus," ujar Dito.
Sebelumnya, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, bakal ada Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus di Pilgub Jakarta, Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar). Maksudnya adalah KIM akan berkoalisi dengan partai non-KIM di tiga daerah tersebut.
"Koalisi Plus, Koalisi Indonesia Maju Plus. Plus ada partai lain dong yang ikut kan begitu. Akan membicarakan mengenai pilkada tadi. Ada Jawa Tengah, ada DKI kan begitu. (Jawa Barat) iya KIM plus," ujar Dasco, usai Mukernas Perindo, Jakarta, Rabu (31/7).