Menpora Dito Ungkap Penyebab Bonus Atlet PON di Sejumlah Daerah Belum Cair
Sejumlah atlet di daerah mengeluhkan belum cairnya bonus Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito) menanggapi adanya kabar keluhan sejumlah atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) yang belum cair.
Menurut Dito, ada tiga provinsi yang bonus atlet PON-nya belum cair.
"Ya jadi untuk bonus atlet PON ya ini mungkin ada di Riau, terus juga ramai di Sulawesi Selatan, dan kalau enggak salah ada 1 provinsi lagi, saya agak lupa," kata Dito kepada wartawan usai menghadiri kompetisi Padel Kali Bos (PKB) di Republic Padel, TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (13/7).
Dia mengatakan, Kemenpora tak bisa turun langsung karena urusan bonus ini menjadi ranah masing-masing pemerintah daerah.
Tapi, Kader partai Golongan Karya (Golkar) ini mengaku sudah melakukan asistensi. Apalagi, bonus tersebut ditegaskannya merupakan tanggungjawab dari pemerintah daerah.
Transisi kepemimpinan
"Tapi memang ini kami sudah melakukan asistensi, karena ini memang tanggungjawab daerah, karena kalau bonus, itu tanggungjawab APBD," tegasnya.
"Ini ada kendala karena transisi kepemimpinan di daerah, dari yang tadinya Pj, menjadi gubernur definitif. Dan ini masing-masing memiliki tata kelola penganggaran yang berbeda-beda," sambungnya.
Dito pun memastikan, Kemenpora di bawah kepemimpinannya terus melakukan asistensi akan hal tersebut.
"Tapi prinsipnya kami selaku Kemenpora, kami setiap hari melakukan asistensi dan memonitoring proses yang sudah dilakukan pemda-pemda yang ada terkait hal itu," pungkasnya.