Dekarbonisasi Nasional, Pemerintah Kembangkan Kawasan Industri Rendah Karbon
Fase 2 (2025–2028) berfokus pada penyusunan jalur transisi dekarbonisasi, kajian sosial ekonomi, analisis pasar, dan pengembangan peluang investasi.
Kementerian Perindustrian bersama Climateworks Centre yang mendorong pengembangan kawasan industri rendah karbon di Indonesia. Salah satunya Program Net Zero Industrial Precincts (NZIP).
Perkembangan implementasi program NZIP baru-baru ini dibahas dalam Lokakarya Pembahasan Perkembangan Program Net Zero Industrial Precincts (NZIP) Fase 2 serta Rencana Tindak Lanjut Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum yang mempertemukan pemerintah, pengelola kawasan industri, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat transformasi kawasan industri menuju rendah karbon.
Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, Winardi menyampaikan bahwa transformasi kawasan industri merupakan salah satu langkah strategis untuk mencapai target dekarbonisasi sektor industri nasional. Menurutnya, kawasan industri tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai ekosistem yang mendorong efisiensi sumber daya, pengembangan infrastruktur bersama, pemanfaatan energi rendah karbon, serta pengelolaan lingkungan secara terpadu.
"Melalui pendekatan tersebut, pengelola kawasan, tenant, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat bersama-sama mengidentifikasi peluang pengurangan emisi melalui peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi rendah karbon, pembangunan infrastruktur bersama, hingga penguatan permintaan terhadap produk industri rendah emisi," ujar Winardi di Jakarta, Jumat (3/7).
Program NZIP dilaksanakan dalam beberapa fase. Fase 1 (2024–2025) menghasilkan pemetaan kawasan industri potensial dan kerangka analisis sebagai dasar pengembangan kawasan industri rendah karbon. Sementara itu, Fase 2 (2025–2028) berfokus pada penyusunan jalur transisi dekarbonisasi, kajian sosial ekonomi, analisis pasar, dan pengembangan peluang investasi.
Agenda Dekarbonisasi Nasional
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjadi salah satu kawasan industri yang berpartisipasi dalam implementasi NZIP Fase 2. Langkah ini untuk memperkuat transformasi menuju kawasan industri rendah karbon untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional.
Deputy General Manager Sustainable Development Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Deky Tetradiono, mengatakan bahwa implementasi Program NZIP menjadi momentum bagi IWIP untuk memperkuat pengembangan kawasan industri rendah karbon secara lebih terintegrasi.
"Melalui implementasi Program NZIP, IWIP dapat mengidentifikasi berbagai peluang pengurangan emisi secara lebih komprehensif di tingkat kawasan. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan infrastruktur bersama, peningkatan efisiensi energi, serta kolaborasi yang lebih erat dengan tenant dan para pemangku kepentingan sehingga implementasi dekarbonisasi dapat berjalan lebih efektif," tambah Deky.
Kawasan Industri Rendah Karbon
Sebagai bagian dari transformasi menuju kawasan industri rendah karbon, IWIP mengembangkan berbagai inisiatif dekarbonisasi yang terintegrasi. Upaya tersebut meliputi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 2 × 2,5 megawatt, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 15 megawatt, pemanfaatan waste heat generation sekitar 90 megawatt untuk meningkatkan efisiensi energi, serta rehabilitasi kawasan mangrove sebagai bagian dari upaya penyerapan karbon.
Transformasi tersebut juga diperkuat melalui penerapan konsep cleaner production dengan mengadopsi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pengembangan hilirisasi sesuai pohon industri untuk mendukung terciptanya ekonomi sirkular (circular economy).
Di tingkat kawasan, IWIP terus mengembangkan infrastruktur bersama, menerapkan standar lingkungan, serta memperkuat kolaborasi dengan tenant untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mendukung pengelolaan kawasan industri yang lebih berkelanjutan.
Selain berfokus pada pengembangan infrastruktur dan teknologi, IWIP juga mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program komunikasi, edukasi, dan kampanye lingkungan bagi tenant, karyawan, maupun masyarakat sekitar guna mendorong partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi menuju kawasan industri hijau dan rendah karbon.