Sindiran Tajam Eks Atlet Wushu soal Timnas Indonesia Dapat Jam Rolex, Begini Jawaban Menpora
Menpora buka suara menjawab pernyataan dari mantan atlet wushu Lindswll Kwok, yang menyoroti adanya kesenjangan sosial kepada atlet di Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo buka suara menjawab pernyataan dari mantan atlet wushu Lindswll Kwok, yang menyoroti adanya kesenjangan sosial kepada atlet di Indonesia.
Lindswell menyoroti kesenjangan sosial itu setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan jam tangan mewah rolex kepada pemain Timnas Indonesia.
Ditto menyampaikan, Prabowo memiliki perhatian tinggi dalam dunia olahraga. Terlebih, Timnas Indonesia tengah berjuang dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia ronde ke-3 zona Asia setelah menang laga melawan Timnas China.
"Perhatian tinggi bapak presiden untuk olahraga indonesia patut kita syukuri. Saat ini timnas sepakbola mencapai sejarah perolehan tertinggi dalam perjuangan menuju piala dunia," ucap Ditto kepada wartawan, Senin (16/6).
Menurut dia, pemerintah tidak luput juga memberikan apresiasi terhadap atlet dari pelbagai cabor manapun terlebih bisa masuk ke kancah internasional.
"Sama halnya jika nanti atlet kita bisa mencetak sejarah di Asian Games dan Olimpiade. Apresiasi pemerintah pasti menanti," terang dia.
Sindiran Mantan Atlet Wushu
Melalui unggahannya, Lindswell menyoroti kesenjangan yang mencolok dalam pemberian apresiasi kepada atlet di Indonesia. Dia mempertanyakan mengapa hanya cabang olahraga sepak bola yang mendapatkan hadiah mewah seperti jam tangan Rolex.
Sementara itu, atlet dari cabang olahraga lain, termasuk wushu yang telah mengharumkan nama bangsa, kurang mendapatkan perhatian yang setimpal.
Dia juga menyinggung mengenai perlakuan berbeda yang diterima oleh atlet wushu junior. Pemulangan atlet junior dari pelatihan nasional melalui panggilan video dinilai sebagai tindakan yang tidak menghargai pengorbanan dan dedikasi mereka.
"Tentu bangga dengan prestasi sejawat tapi sudah adil belum pemerintah dalam memfasilitasi atlet-atletnya?" tulis Lindswell lewat Instagram Story beberapa hari lalu.
Lindswell merasa pemerintah seharusnya lebih bijaksana dalam mengalokasikan anggaran dan memberikan dukungan kepada seluruh atlet Indonesia.
Lindswell menegaskan bahwa kritiknya bukan ditujukan untuk merendahkan prestasi Timnas Indonesia. Dia mengakui bahwa Timnas telah berjuang keras dan mengharumkan nama bangsa.
Namun, dia berharap agar pemerintah dapat lebih adil dan merata dalam memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, tanpa memandang popularitas cabang olahraga yang mereka tekuni.