Bupati Bangli Tekankan Sinergi Pusat Daerah Dukung RPJMN 2025-2029
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah guna mendukung implementasi RPJMN 2025-2029, memastikan program pembangunan selaras dengan prioritas nasional.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang berlangsung hari ini, Senin (2/2), di Sentul, Jawa Barat.
Kehadiran Bupati Bangli bersama Wakil Bupati I Wayan Diar dalam Rakornas tersebut menunjukkan komitmen daerah untuk menyelaraskan program pembangunan. Mereka berupaya memastikan bahwa setiap inisiatif di Bangli akan sejalan dengan prioritas nasional. Hal ini bertujuan untuk mencapai target pembangunan yang efektif dan efisien di seluruh wilayah Indonesia.
Rakornas 2026 ini mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045". Presiden Prabowo juga turut menekankan urgensi kolaborasi ini untuk mempercepat capaian pembangunan nasional.
Fokus Pembangunan Nasional dan Daerah
Bupati Bangli menjelaskan bahwa fokus utama pembangunan di daerahnya mencakup infrastruktur, pariwisata, pertanian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Prioritas ini dirancang untuk mendukung visi pembangunan nasional yang lebih luas.
RPJMN 2025-2029 sendiri memuat visi Astacita, yang menjadi landasan bagi 17 program prioritas presiden. Program-program strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Keterlibatan aktif pemerintah daerah seperti Bangli sangat krusial agar program nasional dapat terimplementasi dengan baik di tingkat lokal. Penyelarasan ini memastikan bahwa setiap upaya pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung.
Peran Rakornas dalam Koordinasi Pembangunan
Rakornas 2026 merupakan forum penting untuk membahas dan menyinkronkan program pembangunan antara pusat dan daerah. Forum ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029.
Bupati Bangli berharap Rakornas ini akan memperkuat komunikasi dan koordinasi. Dengan demikian, program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien di seluruh wilayah.
Presiden Prabowo dalam forum tersebut menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional. Rakornas ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 4.487 peserta, termasuk unsur kementerian dan lembaga, kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan DPRD, serta forum komunikasi pimpinan daerah lainnya di Indonesia. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan bahwa Rakornas ini merupakan yang pertama kali melibatkan wakil kepala daerah, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mencapai tujuan pembangunan.
Sumber: AntaraNews