Zverev Melaju ke Semifinal Roland Garros Usai Hentikan Bintang Muda Jodar
Alexander Zverev menunjukkan dominasi di Roland Garros 2026, berhasil mengalahkan bintang muda Rafael Jodar dan mengamankan tempat di semifinal French Open.
Unggulan kedua Alexander Zverev berhasil menghentikan laju impresif bintang muda Rafael Jodar di perempat final French Open 2026. Petenis Jerman itu meraih kemenangan dengan skor 7-6(3), 6-1, 6-3 pada pertandingan yang berlangsung di lapangan Philippe-Chatrier, Selasa (3/6) waktu setempat. Kemenangan ini memastikan Zverev melangkah ke babak semifinal turnamen Grand Slam lapangan tanah liat tersebut.
Pertandingan yang berlangsung selama dua jam 17 menit ini memperlihatkan Zverev bangkit dari ketertinggalan di set pertama sebelum akhirnya mengendalikan jalannya laga. Zverev, yang hanya kehilangan satu set dari lima pertandingan di Roland Garros tahun ini, kini menjadi favorit kuat untuk meraih gelar juara.
Zverev akan menghadapi pemenang antara unggulan ke-26 Jakub Mensik atau unggulan ke-28 Joao Fonseca di babak semifinal. Dengan tersingkirnya unggulan teratas Jannik Sinner dan unggulan ketiga Novak Djokovic, peluang Zverev untuk meraih trofi Grand Slam pertamanya semakin terbuka lebar.
Perjalanan Sulit di Set Pertama
Zverev diuji sejak awal pertandingan dalam pertemuan pertamanya melawan Jodar, yang telah meraih kemenangan terbanyak di level tur pada lapangan tanah liat musim ini, yakni 19 pertandingan. Petenis berusia 19 tahun itu berhasil menangkis dua break point di gim pembuka, lalu menggunakan pukulan forehand kerasnya untuk merebut break servis pertama di gim keenam, sehingga unggul 5-2.
Namun, dari posisi tertinggal 2-5, Zverev menemukan ritmenya dan mulai mengendalikan jalannya pertandingan. Petenis berusia 29 tahun itu memenangi lima dari enam gim berikutnya untuk memaksakan tie-break. Zverev kemudian memenangkan tie-break setelah meraih empat poin berturut-turut dari kedudukan 3/3.
“Itu sulit. Dia memiliki ritme yang sempurna di set pertama dan saya tidak. Pukulan saya sangat pendek dan saya sangat defensif,” kata Zverev seusai pertandingan. “Dia bermain luar biasa dan mengungguli saya di awal set pertama, tetapi saya berhasil bangkit sementara dia bermain sedikit gugup saat melakukan servis.”
Dominasi Zverev di Set Selanjutnya
Setelah memenangkan set pertama yang ketat, Zverev tetap solid dalam servisnya dan sering mendikte reli. Dari kedudukan 1-1 di set kedua, Zverev meraih tujuh gim berturut-turut untuk unggul dua set dan satu break.
Ia kemudian tidak kesulitan untuk menyelesaikan servisnya, memastikan kemenangan dalam tiga set langsung. Hasil ini membawa Zverev mencapai semifinal Roland Garros kelimanya dalam enam tahun terakhir.
Zverev merasa puas dengan performanya. “Tentu saja, saya ingin terus maju. Saya ingin berada di turnamen ini, dan saya ingin memenangi pertandingan yang belum pernah saya menangi. Itulah tujuan saya,” ujarnya. “Saya merasa hari ini adalah ujian yang sangat berat melawan pemain yang sangat bagus dan saya berhasil dan menang. Tentu saja, saya senang berada di semifinal, tetapi hanya untuk saat ini. Itu saja.”
Peluang Besar Zverev di Roland Garros
Dengan tersingkirnya unggulan teratas Jannik Sinner dan unggulan ketiga Novak Djokovic, Alexander Zverev kini memiliki peluang besar untuk mengangkat trofi Grand Slam. Zverev telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa, hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen sejauh ini.
Finalis French Open 2024 ini akan memasuki pertandingan semifinal dengan penuh percaya diri setelah mengalahkan Jodar yang sedang dalam performa terbaiknya. Menurut statistik ATP, Zverev memenangi 71 persen (51/72) poin dari servis pertamanya melawan Jodar, menunjukkan efektivitas servisnya.
Pencapaian Gemilang Rafael Jodar
Terlepas dari kekalahannya, Rafael Jodar meraih capaian luar biasa dalam kariernya yang masih muda. Petenis Spanyol berusia 19 tahun itu berada di luar peringkat 700 ATP setahun yang lalu.
Namun, Jodar berkompetisi di Paris sebagai unggulan ke-27 setelah memenangi gelar ATP Tour pertamanya di Marrakech dan mencapai perempat final di turnamen Masters 1000 di Madrid dan Roma. Sebagai hasil dari pencapaiannya di babak delapan besar di Paris, Jodar akan naik enam peringkat ke No.23 dunia.
Sumber: AntaraNews