Jakub Mensik Kalahkan Jannik Sinner di Doha, Catat Kemenangan Terbesar dalam Karier

Petenis muda Jakub Mensik berhasil kalahkan Jannik Sinner, petenis peringkat 2 dunia, di perempat final Qatar ExxonMobil Open Doha, menandai kemenangan terbesarnya. Simak detail pertarungan sengit ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jakub Mensik Kalahkan Jannik Sinner di Doha, Catat Kemenangan Terbesar dalam Karier
Petenis muda Jakub Mensik berhasil kalahkan Jannik Sinner, petenis peringkat 2 dunia, di perempat final Qatar ExxonMobil Open Doha, menandai kemenangan terbesarnya. Simak detail pertarungan sengit ini! (AntaraNews)

Jakub Mensik, petenis muda berusia 20 tahun, berhasil mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya pada Jumat WIB. Ia sukses menumbangkan petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, di babak perempat final Qatar ExxonMobil Open yang berlangsung di Doha. Kemenangan ini menjadi sorotan utama dalam turnamen tersebut, menunjukkan potensi besar yang dimiliki Mensik di dunia tenis profesional.

Mensik mengalahkan Sinner dengan skor ketat 7-6(3), 2-6, 6-3, dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh drama. Ini adalah kali kedua Mensik mengalahkan petenis Top 5, setelah sebelumnya menundukkan Andrey Rublev dalam perjalanannya menuju final di Doha dua tahun lalu. Pertandingan ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga mentalitas kedua petenis di lapangan.

Kemenangan atas Sinner ini membawa Mensik melaju ke babak semifinal turnamen. Di babak selanjutnya, ia akan menghadapi petenis muda lainnya, Arthur Fils, dalam perebutan tiket final. Penampilan impresif Mensik di Doha membuktikan bahwa ia adalah salah satu bintang muda yang patut diperhitungkan di masa depan tenis dunia.

Jakub Mensik menunjukkan performa luar biasa dan mentalitas juara yang patut diacungi jempol sepanjang pertandingan melawan Jannik Sinner. Petenis Ceko ini berhasil mempertahankan servisnya dengan baik, memenangi 82 persen (49/60) poin dari servis pertamanya. Meskipun sempat mengalami penurunan energi di set kedua, Mensik mampu bangkit di set penentu setelah istirahat toilet.

"Servis saya cukup bagus, meskipun kondisi lapangan mulai melambat di malam hari. Itu adalah pertarungan mental yang sangat berat," ujar Mensik, dikutip dari ATP. Ia menambahkan bahwa dirinya datang ke pertandingan dengan mentalitas untuk menang, meskipun menyadari kualitas Sinner sebagai juara hebat. Kepercayaan diri ini menjadi kunci kemenangannya di Doha.

Mensik juga berhasil keluar dari kesulitan di awal pertandingan perempat final. Ia lolos dari 0/40 dan menyelamatkan empat break point secara keseluruhan untuk mempertahankan servisnya di gim ketiga. Dengan servis yang semakin membaik, Mensik tidak menghadapi break point lagi di set tersebut dan memenangi lima dari tujuh poin terakhir di tie-break.

Jannik Sinner menunjukkan reaksi tegas setelah kalah di set pertama dalam debutnya di Doha. Ia dengan cepat menyamakan kedudukan, memenangi empat gim berturut-turut dari kedudukan 2-2 di set kedua. Namun, Mensik mengakui bahwa penurunan level permainannya di set kedua juga turut membantu Sinner, dengan melakukan tiga kesalahan ganda yang berujung pada kehilangan servis.

Meskipun demikian, Sinner tidak dapat berbuat banyak terhadap penyelesaian gemilang Mensik yang terus mengambil risiko. Mensik secara konsisten mendikte permainan setiap kali ia memiliki kesempatan. Unggulan keenam itu berhasil mematahkan servis di gim pembuka dan penutup set penentu, mengamankan kemenangan gemilang selama dua jam 12 menit.

Pertandingan ini menjadi bukti ketangguhan mental Mensik, yang mampu bangkit setelah set kedua yang sulit. Ia menunjukkan kematangan dalam bermain, menghadapi tekanan dari petenis top dunia. Kemenangan ini tidak hanya tentang skor, tetapi juga tentang bagaimana Mensik mengatasi tantangan di lapangan.

Setelah kemenangan impresif ini, Jakub Mensik akan berupaya mencapai final Doha untuk kedua kalinya. Ia akan menghadapi Arthur Fils, petenis berusia 21 tahun, di babak semifinal. Mensik, yang sudah naik tiga peringkat ke posisi 13 ATP, mengejar gelar ATP Tour keduanya pada tahun 2026 setelah memenangi Auckland di pekan pertama tahun ini.

Mensik, yang juga juara Miami 2025, kini memiliki catatan 4-2 melawan lawan Top 5, termasuk kemenangan melawan anggota ATP No.1 Club Novak Djokovic dan Sinner. Ini menunjukkan konsistensi dan kemampuannya bersaing di level tertinggi. Sementara itu, Arthur Fils juga menunjukkan performa menjanjikan setelah kembali dari cedera punggung, meraih semifinal pertamanya di level tur.

"Saya tidak tahu bahwa saya akan bermain sebaik itu secepat ini," kata Fils dalam konferensi pers pasca pertandingan. Pertemuan antara Mensik dan Fils diprediksi akan menjadi laga yang menarik, mempertemukan dua talenta muda yang sedang naik daun di dunia tenis. Keduanya akan berjuang keras untuk meraih tiket final di Doha.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi