Wow, Kasus Turun Drastis! Penajam Paser Utara Targetkan Zona Hijau Malaria pada 2026
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara optimis mencapai Zona Hijau Malaria pada 2026 setelah kasus turun drastis. Simak upaya pencegahan yang dilakukan!
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menargetkan status zona hijau malaria pada tahun 2026. Target ambisius ini dicanangkan setelah daerah tersebut berhasil menurunkan jumlah kasus secara signifikan dari ribuan menjadi hanya 117 kasus sepanjang tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jansje Grace Makisurat, menyatakan bahwa kasus malaria di wilayahnya mengalami penurunan yang konsisten. "Kasus malaria mengalami penurunan," ujar Jansje Grace Makisurat ketika ditanya mengenai kondisi malaria di Penajam.
Saat ini, Kabupaten Penajam Paser Utara telah berstatus zona kuning, sebuah peningkatan signifikan dari sebelumnya yang berada di zona merah. Dengan 117 kasus malaria yang tercatat selama tahun 2025, pemerintah daerah optimis dapat mencapai target zona hijau pada tahun depan.
Perjalanan Menuju Zona Hijau: Penurunan Kasus Malaria yang Signifikan
Perjalanan Kabupaten Penajam Paser Utara dalam menekan angka kasus malaria menunjukkan tren positif yang patut diapresiasi. Data historis menunjukkan bahwa pada tahun 2018, tercatat 1.125 kasus malaria, kemudian sedikit menurun menjadi 1.050 kasus pada 2019.
Namun, angka sempat melonjak pada tahun 2020 dengan 1.364 kasus dan mencapai puncaknya pada 2021 dengan 1.472 kasus. Tahun 2022 menunjukkan sedikit penurunan menjadi 1.227 kasus, dan pada 2023 kembali naik menjadi 1.331 kasus.
Titik balik terjadi pada tahun 2024, di mana kasus malaria mengalami penurunan drastis hingga hanya 568 kasus. Penurunan ini berlanjut signifikan pada tahun 2025, dengan hanya 117 kasus yang dilaporkan, membawa kabupaten ini dari zona merah ke zona kuning.
Strategi Pencegahan Efektif: Kelambu Insektisida dan Sosialisasi
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus berupaya menekan angka kasus malaria melalui berbagai program pencegahan yang terstruktur dan berkelanjutan. Upaya ini bertujuan agar daerah tersebut dapat segera masuk dalam kategori zona hijau malaria.
Selain gencar melakukan sosialisasi pencegahan malaria kepada masyarakat, pemerintah daerah juga telah meluncurkan program pembagian kelambu. Pada tahun ini, sebanyak 64.500 lembar kelambu insektisida antimalaria telah didistribusikan kepada masyarakat.
Bantuan kelambu insektisida antimalaria tersebut bersumber dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Distribusi kelambu dilakukan melalui puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, memastikan jangkauan yang luas ke wilayah endemik.
Sumber: AntaraNews