Tingkatkan Kesejahteraan, Desa di Penajam Paser Utara Diminta Gali Potensi Ekonomi Lokal
Bupati Penajam Paser Utara mendorong desa-desa untuk menggali Potensi Ekonomi Desa Penajam Paser Utara guna menumbuhkan perekonomian masyarakat dan memaksimalkan Dana Desa.
Desa-desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, didorong untuk menggali potensi wilayahnya masing-masing. Dorongan ini bertujuan menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menyampaikan arahan penting ini pada Minggu, 26 April. Beliau menekankan pentingnya inisiatif dari setiap desa dalam menggerakkan ekonomi rakyat di wilayahnya.
Arahan ini berlaku untuk 30 desa di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Fokus utamanya adalah pada pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran.
Optimalisasi Dana Desa untuk Pembangunan Ekonomi
Mudyat Noor menegaskan perlunya penguatan Dana Desa. Dana ini harus digunakan untuk membangun unit usaha produktif agar berkontribusi terhadap pendapatan desa. Selain itu, juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara keseluruhan.
Program pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha produktif, serta pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama. Semua ini mendukung aktivitas ekonomi desa dalam penggunaan Dana Desa.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyalurkan Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Dana ini berjumlah kurang lebih Rp110 miliar kepada 30 desa di wilayah setempat. Selain itu, Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sekitar Rp9 miliar juga disalurkan untuk 30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Peran BUMDes dan Kolaborasi Antar-Desa
Pemerintah desa diminta untuk memperkuat ekonomi desa dan perekonomian masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan warga.
Penguatan kerja sama antar-desa juga sangat penting untuk kemajuan ekonomi. Ini mencakup pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan unit usaha yang dikelola masing-masing BUMDes. Kerja sama ini diharapkan mempercepat perkembangan unit usaha BUMDes.
Menurut Mudyat Noor, potensi-potensi lokal di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sektor-sektor ini juga berpotensi menambah pendapatan desa. Pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran akan membantu masyarakat desa tetap produktif, meskipun pemerintah kabupaten menghadapi keterbatasan anggaran.
Sumber: AntaraNews