Wamenag Ajak ASN Beri Dukungan Kementerian Agama Prabowo untuk Program Pembangunan Nasional
Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i mengajak ASN Kemenag beri dukungan Kementerian Agama Prabowo untuk program pembangunan nasional, fokus swasembada pangan dan pemberantasan korupsi.
Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i menyerukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk aktif mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan pembangunan dan kemajuan nasional. Seruan ini disampaikan Syafi’i dalam acara pembinaan ASN di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Kamis lalu.
Menurut Syafi’i, berbagai program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih telah menunjukkan hasil nyata, khususnya dalam sektor ketahanan pangan. Keberhasilan ini menjadi bukti konkret komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat.
Salah satu pencapaian signifikan yang ditekankan adalah swasembada pangan Indonesia, yang memungkinkan negara ini menghentikan impor beras sejak tahun 2025 karena kemampuan memenuhi kebutuhan domestik secara mandiri.
Keberhasilan Program Pembangunan Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i menggarisbawahi capaian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, terutama di bidang ketahanan pangan. Ia menyatakan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan.
Keberhasilan ini berdampak langsung pada kebijakan impor beras, di mana Indonesia tidak lagi melakukan impor sejak tahun 2025. Hal ini menunjukkan kapasitas negara dalam memenuhi kebutuhan pangan pokoknya secara mandiri.
Pencapaian ini merupakan hasil dari program-program yang dijalankan oleh Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih. Syafi’i mengajak seluruh ASN Kemenag untuk memahami dan menyebarkan informasi positif mengenai keberhasilan program pemerintah ini kepada masyarakat luas.
Komitmen Kemenag dalam Pemberantasan Korupsi
Selain fokus pada pembangunan, Syafi’i juga menekankan pentingnya komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Ia meminta ASN Kemenag, baik di pusat maupun daerah, untuk menyelaraskan diri dengan sikap tegas Presiden Prabowo terhadap praktik korupsi.
Presiden Prabowo mengambil posisi yang kuat dan tanpa kompromi terhadap praktik korupsi yang merugikan publik. Komitmen ini mendorong pemerintah untuk melakukan tindakan hukum dan politik guna memerangi korupsi.
Administrasi Prabowo telah mengintensifkan upaya penegakan hukum di berbagai sektor, termasuk pertambangan, minyak, dan gas, untuk mencegah kerugian negara. Syafi’i mengingatkan bahwa satu kasus korupsi di Kemenag dapat memiliki konsekuensi yang luas, mengingat lembaga ini mengemban amanah untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan agama bangsa.
Peran Strategis Kemenag dalam Harmoni Nasional
Wakil Menteri Agama juga menyoroti peran strategis Kemenag dalam menjaga harmoni nasional di tengah keberagaman etnis dan agama di Indonesia. Kemenag berfungsi sebagai pilar kerukunan antarumat beragama.
Kementerian ini mewakili pemerintah dalam menjaga hubungan damai di antara para pemeluk agama yang berbeda. Pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman sangat esensial bagi Indonesia untuk terus melanjutkan pembangunan dan kemajuannya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Dengan peran ini, Kemenag berkontribusi besar dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Syafi’i berharap ASN Kemenag dapat terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Sumber: AntaraNews