Tragis, Remaja Putri di Dharmasraya Meninggal Usai Dianiaya Ayah Tiri
Polisi juga belum bisa mengungkapkan motif pasti dari tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan oleh ayah tirinya.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin malam (12/5) di Nagari Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Kejadian ini menghebohkan warga dan menyebar luas melalui rekaman video yang beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga berkumpul di lokasi kejadian. Suara seorang warga terdengar memohon agar kasus ini dilaporkan kepada pihak berwajib.
"Tolong, tolong ibo caliak anaknyo. Laporkan selai ka polisi. (Tolong, kasihan melihat anaknya. Laporkan saja ke polisi)," ujar suara dalam video tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Dharmasraya, Iptu Evi Hendri Susanto, membenarkan peristiwa itu.
"Benar, saat ini kami sedang di lapangan," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (13/5).
Polisi Buru Pelaku
Ia menambahkan, pelaku saat ini melarikan diri dan dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Pelaku sedang kita selidiki, dalam pengejaran. Saat ini kami sedang di lapangan," lanjutnya.
Terkait penyebab kematian korban, pihak kepolisian masih mendalami apakah korban meninggal di tempat kejadian atau di rumah sakit.
"Kita sedang selidiki. Apakah meninggalnya di rumah sakit atau di lokasi kejadian," sebutnya.
Untuk saat ini, polisi belum bisa mengungkapkan motif pasti dari tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
"Saat ini kita masih di lapangan, sedang kita selidiki," ujarnya.