Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon
Tim SAR gabungan berhasil melakukan evakuasi pendaki hipotermia di Gunung Kayu Satu Ambon, setelah salah satu mahasiswa Unpatti mengalami kedinginan ekstrem saat berkemah.
Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, sukses mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia di Gunung Kayu Satu. Korban, Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan (18), berhasil diselamatkan setelah dilaporkan dalam kondisi kedinginan ekstrem. Evakuasi ini berlangsung di Desa Batu Merah, Kota Ambon, pada Minggu pagi.
Laporan mengenai kondisi darurat ini diterima Basarnas Ambon sekitar pukul 05.30 WIT dari seorang pelapor bernama Niken Ratih. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim menuju lokasi kejadian. Respons cepat ini menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan.
Setelah ditemukan, korban segera diberikan penanganan awal dan dievakuasi dengan aman. Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Siloam Kota Ambon. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan medis yang optimal bagi pendaki tersebut.
Detik-detik Evakuasi Dramatis Pendaki Hipotermia
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Mumamad Arafah, mengonfirmasi keberhasilan operasi ini. Tim SAR gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan darurat pada Minggu pagi. Mereka berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
Tim yang dikerahkan menempuh perjalanan sekitar 18 kilometer dari Kantor Basarnas Ambon menuju Gunung Kayu Satu. Sekitar pukul 06.30 WIT, tim tiba di lokasi dan langsung memulai pendakian. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat tim penyelamat.
Pencarian membuahkan hasil positif ketika korban ditemukan pada pukul 06.57 WIT. Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mengalami hipotermia. Kecepatan penemuan ini sangat vital untuk kondisi korban.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi turun dari gunung. Proses evakuasi berjalan lancar dan aman berkat kerja sama tim. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Kota Ambon untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Kronologi Kejadian Hipotermia di Gunung Kayu Satu
Insiden ini bermula pada Sabtu malam, 20 Juni, sekitar pukul 22.40 WIT. Sebanyak tujuh mahasiswa dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melakukan pendakian. Tujuan mereka adalah berkemah di Gunung Kayu Satu.
Namun, kondisi cuaca di gunung bisa berubah drastis dan menyebabkan suhu dingin ekstrem. Sekitar pukul 05.30 WIT pada hari Minggu, salah satu dari mereka, Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan, mulai menunjukkan gejala hipotermia. Kondisi ini memerlukan bantuan segera.
Rekan-rekan korban segera menyadari bahaya yang mengancam dan mencari bantuan. Laporan darurat kemudian disampaikan kepada Basarnas Ambon. Permintaan bantuan SAR ini menjadi langkah krusial untuk menyelamatkan nyawa.
Berkat laporan cepat dan respons tanggap dari Basarnas Ambon, operasi SAR dapat dilaksanakan. Korban berhasil dievakuasi dengan selamat, menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam kegiatan pendakian. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi fisik dan perlengkapan.
Sumber: AntaraNews