Terungkap, Reaksi Uya Kuya Saksikan Rumahnya Dijarah Massa
Penjarahan tersebut mengakibatkan hilangnya uang tunai, barang elektronik, jam tangan, serta dokumen pribadi miliknya.
Surya Utama alias Uya Kuya rupanya baru menonton peristiwa penjarahan yang terjadi di rumahnya, Sabtu (30/8) lalu. Anggota Komisi IX DPR RI ini mengaku baru berani menyaksikan peristiwa tersebut.
Saat kejadian, berbagai barang berharga seperti uang tunai, perangkat elektronik, jam tangan, dan dokumen pribadi miliknya hilang.
"Baru malam ini saya berani lihat video-video penjarahan rumah saya di sosmed," tulis Uya Kuya melalui story Instagramnya pada Selasa (2/9).
Pada hari Senin, 1 September 2025, Uya Kuya juga sempat membagikan foto kondisi rumahnya setelah menjadi target penjarahan. Dalam foto tersebut, terlihat pakaian berserakan di dalam rumah yang berwarna putih itu. "Semoga apa yang kalian ambil bermanfaat buat kalian," ungkap Uya dalam unggahannya.
Awal Mula Penjarahan
Penjarahan yang menimpa rumah Uya Kuya dimulai dari aksi demonstrasi besar-besaran yang berlangsung di beberapa lokasi strategis di Jakarta, termasuk di depan Gedung DPR RI. Meskipun aksi tersebut diawali dengan damai, situasi berubah menjadi kacau ketika terjadi bentrokan antara aparat dan massa. Dalam keadaan yang tidak terkontrol itu, sejumlah kelompok memanfaatkan momen untuk melakukan penjarahan di rumah-rumah pejabat.
Menurut informasi dari warga setempat dan rekaman CCTV, kelompok pelaku tiba di rumah Uya Kuya pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka menggunakan kendaraan roda dua dan empat, lalu langsung merusak pagar rumah.
Saat kejadian, suasana di sekitar sangat mencekam. Uya dan keluarganya tidak berada di rumah pada saat itu, sehingga rumah mereka dalam keadaan kosong. Para pelaku pun dengan leluasa masuk dan mengacak-acak isi rumah.
Harta Benda yang Diambil
Di antara barang-barang yang dilaporkan hilang terdapat televisi layar datar besar, koleksi jam tangan milik Uya, serta berbagai barang elektronik seperti laptop dan kamera. Tidak hanya itu, koleksi sneakers dan pakaian bermerek juga ikut raib, bersama dengan uang tunai dan dokumen pribadi.
Selain kehilangan barang, pelaku juga merusak beberapa properti rumah, termasuk lemari, pintu, dan kaca jendela. Meskipun CCTV berhasil merekam beberapa wajah pelaku, identitas mereka sulit dikenali karena mengenakan masker dan helm.
Lapor Polisi
Setelah situasi kembali tenang pada hari berikutnya, keluarga Uya Kuya melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Tim dari Polres Jakarta Selatan segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan rekaman CCTV serta keterangan dari para saksi. Hingga hari Selasa, 2 September 2025, pihak kepolisian telah menangkap sejumlah pelaku yang terlibat dalam penjarahan di rumah Uya Kuya.
Aparat berpendapat bahwa penjarahan ini merupakan bagian dari aksi terorganisir, mengingat pelaksanaannya yang cepat dan menyasar rumah-rumah publik figur. Selain itu, polisi juga mengaitkan peristiwa ini dengan penjarahan yang terjadi di rumah Sri Mulyani, Ahmad Sahroni, dan Eko Patrio yang berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan.