Terobosan Unik! Siskambling Agam Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan, Gratis Pula!
Pemerintah Kabupaten Agam meluncurkan program Siskambling Agam dan aplikasi SILETON untuk mempermudah warga mengurus administrasi kependudukan tanpa biaya, sekaligus memberantas praktik percaloan.
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, secara proaktif meluncurkan program Sistem Perekaman Keliling atau Siskambling. Inisiatif ini bertujuan utama untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan. Program inovatif ini menyasar sekolah, pondok pesantren, hingga nagari atau desa di wilayah setempat.
Melalui Siskambling, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Agam mengerahkan tim khusus ke lapangan. Tim ini bertugas membantu perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta pengurusan dokumen penting lainnya. Seluruh layanan yang diberikan dalam program ini dipastikan tidak memungut biaya dari masyarakat.
Sekretaris Disdukcapil Agam, Zulfren, menyatakan bahwa program Siskambling telah berjalan efektif. Selain itu, Disdukcapil Agam juga memiliki Sistem Informasi Layanan Elektronik Terintegrasi Online (SILETON) yang diluncurkan sejak September 2021. Kedua upaya ini menunjukkan komitmen Pemkab Agam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Jangkauan Luas Siskambling Agam untuk Pelayanan Prima
Program Siskambling Agam dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya mereka yang kesulitan mengakses layanan Disdukcapil secara langsung. Tim khusus dari Disdukcapil Agam secara rutin mendatangi sekolah dan pondok pesantren. Mereka membantu siswa yang telah berusia 17 tahun untuk melakukan perekaman data KTP-el.
Tidak hanya di lingkungan pendidikan, Siskambling juga menyasar nagari atau desa di seluruh Kabupaten Agam. Di lokasi ini, tim melayani pengurusan beragam dokumen kependudukan. Layanan tersebut meliputi KTP, akta kelahiran, akta kematian, serta administrasi kependudukan lainnya yang dibutuhkan warga.
Uniknya, perekaman data KTP-el juga diperluas hingga ke sekolah-sekolah di Kota Bukittinggi. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi pelajar asal Kabupaten Agam yang menempuh pendidikan di sana. Kerjasama dengan Disdukcapil Bukittinggi memungkinkan percepatan perekaman KTP-el bagi pelajar tersebut.
Zulfren menegaskan bahwa "Pengurusan tidak dipungut biaya dan satu kali pengurusan bisa lebih dari satu dokumen." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Disdukcapil Agam dalam memberikan layanan yang efisien dan bebas biaya bagi masyarakat.
SILETON: Inovasi Digital Berantas Calo dan Mudahkan Akses
Selain Siskambling, Disdukcapil Agam juga mengandalkan inovasi digital melalui Sistem Informasi Layanan Elektronik Terintegrasi Online (SILETON). Aplikasi ini telah diluncurkan sejak September 2021 dan menjadi solusi modern bagi masyarakat. SILETON memungkinkan pengurusan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Masyarakat cukup mengakses layanan melalui pemerintah nagari dan kecamatan, yang telah terkoneksi dengan sistem ini. Inovasi ini secara signifikan mengurangi birokrasi dan waktu yang diperlukan. SILETON menjadi bukti nyata upaya Pemkab Agam dalam mengadopsi teknologi untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Salah satu dampak positif paling signifikan dari SILETON adalah keberhasilannya dalam memberantas praktik percaloan. Sebelumnya, calo seringkali berkeliaran dengan dalih membantu, namun membebankan biaya tinggi kepada masyarakat. Dengan SILETON, seluruh proses menjadi transparan dan dapat diakses mandiri, menghilangkan celah bagi praktik ilegal tersebut.
Keberadaan SILETON telah menghilangkan kekhawatiran masyarakat akan biaya tambahan yang tidak perlu. Aplikasi ini memastikan bahwa setiap warga mendapatkan layanan yang sama, adil, dan sesuai prosedur. Ini adalah terobosan penting dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan di Agam.
Apresiasi dan Integrasi Layanan untuk Efisiensi Maksimal
Inovasi SILETON dari Disdukcapil Agam tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengakuan luas. Pemprov Sumatera Barat memberikan apresiasi atas aplikasi ini sebagai salah satu produk inovasi strategis pelayanan prima pada tahun 2024. Pengakuan ini menegaskan kualitas dan dampak positif SILETON.
Keunggulan SILETON terletak pada integrasinya yang luas dengan berbagai pihak. Aplikasi pelayanan ini sudah terkoneksi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Agam. Selain itu, SILETON juga terhubung dengan Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), serta pemerintahan kecamatan dan nagari.
Integrasi ini memastikan bahwa proses pelayanan terhadap masyarakat dapat berlangsung dengan cepat dan mudah. Warga dapat mengakses layanan secara mandiri, yang semakin mempercepat alur pengurusan dokumen. "Aplikasi pelayanan yang diciptakan tim Disdukcapil Agam ini sudah terkoneksi dengan seluruh OPD Pemkab Agam, Pengadilan Agama, KUA, pemerintahan kecamatan dan nagari bahkan dapat diakses secara mandiri, sehingga proses pelayanan terhadap masyarakat bisa berlangsung cepat dan mudah," ujar Zulfren.
Dengan adanya Siskambling dan SILETON, Pemerintah Kabupaten Agam menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang modern, efisien, dan bebas biaya. Kedua program ini menjadi contoh bagaimana inovasi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sumber: AntaraNews