Sorot
{{caption}}
Restorasi Candi Prambanan Jadi Agenda PM India di Yogyakarta

{{caption}}
PM Modi Kunjungi RI, India Berharap Capai Kesepakatan soal BrahMos

{{caption}}
Survei KedaiKOPI: 66% Orangtua Dukung SPMB

{{caption}}
Uang Rp 1,5 Miliar untuk Kuliah Anak Rusak Terendam Banjir, BI Turun Tangan

{{caption}}
PM India Kunjungi Jakarta dan Yogyakarta pada 6–8 Juli

{{caption}}
Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap KPK, Wakil Bupati Menangis

Topik Terkait
{{caption}}
Begini Nasib Kernet Bus ALS Usai 2 Pekan Selamat dari Kecelakaan

Salah satu korban selamat adalah kernet bus ALS, Muhammad Fadli (30), warga Riau. Dia menjadi saksi kunci dalam kecelakaan itu.

{{caption}}
14 dari 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki Berhasil Diidentifikasi

Sementara itu, tiga jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan melalui pencocokan data post mortem dan ante mortem.

{{caption}}
Jadi Korban Selamat, Sosok Ini Jadi Saksi Kunci Kecelakaan Bus ALS dengan Truk Tangki di Muratara

Saksi masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Muratara. Dia dianggap mengetahui persis kronologi kejadian.

{{caption}}
4 Polda Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki di Musi Rawas Utara

Kolaborasi ini dilakukan mengingat korban berasal dari beberapa daerah.

{{caption}}
Ini Daftar Jenis Kelamin 16 Dari 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki

Saat ini, proses identifikasi masih terus dilakukan dengan menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas seluruh korban.

{{caption}}
Fakta Baru Bus ALS Terbakar: Kerap Ambil Penumpang di Jalan bikin Data Manifes Tak Akurat

Beredar kabar bus itu hanya mengangkut lima penumpang resmi, sementara saat kejadian terdapat 18 orang, terdiri dari 14 penumpang dan 4 kru bus.

{{caption}}
Olah TKP, Polisi Gunakan Teknologi TAA untuk Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS-Truk Tangki

Teknologi tersebut digunakan untuk merekonstruksi kecelakaan secara digital dan tiga dimensi.

{{caption}}
Hangus Terbakar hingga Tulang dan Gigi Hancur, Kondisi Tubuh 16 Korban Kecelakaan Bus ALS Sulit Dikenali

Kebakaran itu menyebabkan korban tak utuh lagi hingga tulang dan gigi hancur.

{{caption}}
Detik-Detik Penumpang dan Kernet Keluar dari Jendela Selamatkan Diri sebelum Bus ALS Meledak

Sesaat setelah keluar, bus itu meledak dan api membakar habis seluruh badan bus.

{{caption}}
Cari Tahu Kondisi dan Muatan Bus, Polda Sumsel Periksa Manajemen PO ALS Usai Tabrakan dengan Truk Tangki

Insiden tabrakan antara bus ALS dan truk tangki tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia.

{{caption}}
10 Jenazah Korban Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara Teridentifikasi, Ada yang Satu Keluarga

Enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam oleh tim DVI Polri.

{{caption}}
Kondisi Korban Bus ALS vs Truk Tangki Minyak di Muratara Mengenaskan, Tujuh Dokter Forensik Dikerahkan Identifikasi Jenazah

Seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin (freezer) sebelum memulai tahapan pemeriksaan.

{{caption}}
Polda Sumsel Tuntaskan Identifikasi 17 Korban Kecelakaan Bus ALS Maut

Polda Sumsel akhirnya menuntaskan identifikasi 17 korban meninggal dunia kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM, memastikan seluruh identitas korban valid sebelum diserahkan kepada keluarga.

{{caption}}
Jumiatun Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki di Sumsel Meninggal Dunia, Total Wafat 19 Orang

Jumiatun mengembuskan nafas terakhir dalam perawatan di ruang ICU di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Jumat (15/5) pagi.

{{caption}}
Luka Parah Akibat Terbakar, Jari Tangan Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki Terancam Diamputasi

Tim medis terus memantau perkembangan kondisi korban untuk menentukan langkah medis selanjutnya.

{{caption}}
DVI Andalkan Sampel Tulang untuk Identifikasi Korban Tabrakan Maut di Muratara

Tim DVI Pusdokkes Polri berupaya keras mengidentifikasi 17 jenazah korban tabrakan bus ALS dan truk tangki BBM di Muratara, mengandalkan sampel tulang untuk pemeriksaan DNA.

{{caption}}
Kabar Terbaru Pasutri Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki Dirawat di RS, Begini Kondisinya

Ngadiono mengalami luka bakar 50 persen, sementara sang istri 85 persen.

{{caption}}
Jenazah Baru Ditemukan Menempel di Ketiak Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki, Total Jadi 17 Korban

Tim memperkirakan potongan tubuh tersebut merupakan korban anak-anak berusia di bawah lima tahun.

{{caption}}
Cerita Pilu Ayah Sopir Cadangan Bus ALS yang Kecelakaan, 3 Tahun Tak Bertemu Malah Diambil DNA

Gusti Pulungan (66) tak kuasa menahan kesedihan setelah mendengar anak sulungnya, Zulham Effendi alias Maleh (42), menjadi salah satu korban meninggal dunia.

{{caption}}
Jasa Raharja Bareng Ditjen Hubdat & Korlantas Jenguk Korban Bus ALS Terbakar, Pastikan Penanganan Berjalan Baik

Upaya tersebut dilakukan melalui pengecekan langsung ke lokasi kejadian, pendataan korban secara proaktif.

{{caption}}
Proses Identifikasi 16 Korban Bus ALS Terbakar Terkendala, Kondisi Jenazah Hangus hingga Tulang

Kebakaran hebat yang terjadi saat kecelakaan membuat tubuh korban rusak sangat parah, bahkan mencapai 99 persen.

{{caption}}
Kernet Ungkap Fakta Baru Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, Penumpang Terjebak Akibat Pintu Tak Bisa Dibuka dari Dalam

Fakta tersebut didapat dari keterangan kernet bus ALS, Muhammad Fadli (30). Fadli merupakan satu dari empat korban selamat.

{{caption}}
Imbas Kecelakaan Menewaskan 16 Orang, Bobby Nasution Minta Evaluasi Total Keselamatan Bus ALS di Sumsel

Permintaan itu disampaikan Bobby saat mengunjungi kantor ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (7/5).

{{caption}}
Cerita Sedih Kecelakaan Maut Bus ALS, Satu Keluarga Meninggal Bersama Mimpi Rumah Impian yang Ikut Terkubur

Satu keluarga yang dimaksud adalah Aldi Sulistiawan (26) dan istrinya Rani (25), serta anak perempuan, Bela (1,8). Mereka tinggal di Way Tuba Asri, Way Kanan.