Stok Energi dan Pangan Dipastikan Aman, Bahlil–Zulhas Lapor Langsung ke Prabowo
Bahlil Lahadalia menyampaikan dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Prabowo bahwa pasokan energi dan pangan.
Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet di Istana Merdeka, Rabu (4/3), guna memastikan kesiapan sektor energi dan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Rapat tersebut difokuskan pada upaya menjaga pasokan dan stabilitas harga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Dalam rapat tersebut, pemerintah melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan tenang.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Prabowo bahwa pasokan energi dan pangan tetap aman.
"Baik saya maupun Pak Zul sudah menyampaikan kepada Presiden, dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau," kata Bahlil usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3).
Menurut dia, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah terus memantau perkembangan situasi menjelang Lebaran, khususnya pasokan energi dan bahan pokok. Hal ini agar tak terjadi kelangkaan BBM, LPG, maupun bahan pangan.
"Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan lebaran, terutama menyangkut dengan energi, BBM gak boleh ada langka, kemudian LPG, kemudian pangan juga yang tadi Pak Zul," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa kondisi pasokan pangan nasional berada dalam situasi aman dan harga tetap terkendali.
Konflik Global
Terkait dampak konflik global terhadap ketersediaan pangan, Zulhas menegaskan bahwa cadangan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi cukup.
"Aman, stok aman. Kan kita beras cukup, apa cukup ya. (stok) 4 juta, lebih dari cukup ya," katanya.