SPPG Kali Balau 02 Hadirkan Inovasi Menu Gizi Tahan Lama MBG Selama Ramadan
SPPG Kali Balau 02 di Bandarlampung meluncurkan inovasi menu gizi tahan lama MBG untuk ibu hamil, menyusui, balita, dan siswa sekolah, memastikan nutrisi tetap terjaga hingga waktu berbuka puasa.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Balau 02 Kota Bandarlampung mengambil langkah inovatif dengan menghadirkan menu bergizi yang dirancang khusus agar tetap layak konsumsi dan tahan lama. Inisiatif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat hingga waktu berbuka puasa selama bulan suci Ramadan. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita (B3), serta siswa sekolah di wilayah tersebut.
Inovasi dalam penyediaan menu gizi tahan lama MBG ini merupakan respons langsung terhadap arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN). BGN menekankan pentingnya satuan pelayanan menyiapkan hidangan yang tidak mudah rusak namun tetap memenuhi standar gizi yang diperlukan. Dengan demikian, SPPG Kali Balau 02 berupaya memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan asupan nutrisi optimal.
Kepala SPPG Kali Balau 02, Rahmat Abdilah Akbar, menjelaskan bahwa pemilihan menu telah melalui diskusi mendalam dengan para ahli gizi. Perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) juga dilakukan secara cermat. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap paket makanan memiliki kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik penerima manfaat, terutama selama periode puasa.
Strategi Pemilihan Menu Gizi Tahan Lama MBG
Dalam upaya menghadirkan menu yang tahan lama dan bergizi, SPPG Kali Balau 02 menerapkan strategi seleksi bahan pangan yang cermat. Paket Makanan Bergizi (MBG) untuk kelompok B3 mencakup buah duku, susu, roti, telur, serta kurma. Kombinasi makanan ini dipilih karena relatif tahan lama hingga waktu berbuka dan memiliki kandungan gizi yang lengkap.
Rahmat Abdilah Akbar menegaskan, "Pemilihan menu seperti duku, kurma, roti, susu dan telur sudah melalui diskusi dengan ahli gizi. Perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) juga sudah dilakukan, sehingga kandungannya tetap memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat." Pendekatan ini memastikan bahwa aspek ketahanan pangan tidak mengorbankan kualitas nutrisi.
Selain itu, SPPG Kali Balau 02 meminimalisir penggunaan produk makanan olahan ultra-proses (ultra processed food/WF) dalam penyusunan menu. Prioritas diberikan pada bahan pangan yang lebih alami dan memiliki daya tahan yang baik. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk menyediakan makanan sehat dan berkualitas.
Sistem Distribusi dan Jangkauan Penerima Manfaat
Sistem distribusi menu gizi tahan lama MBG disesuaikan dengan kategori penerima manfaat. Untuk kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), pendistribusian dilakukan secara rapelan. Sistem ini memungkinkan penerima manfaat mendapatkan pasokan makanan untuk beberapa waktu sekaligus, mempertimbangkan kondisi dan mobilitas mereka.
Berbeda dengan kelompok B3, pendistribusian makanan untuk siswa sekolah dilakukan setiap hari. "Untuk B3 kami distribusikan secara rapel, sedangkan anak sekolah tetap setiap hari pendistribusiannya," kata Rahmat Abdilah Akbar. Pendekatan harian ini memastikan siswa mendapatkan asupan segar secara reguler, mendukung aktivitas belajar mereka.
SPPG Kali Balau 02 melayani total 1.784 orang penerima manfaat. Jumlah ini terdiri dari 1.257 siswa sekolah dan 527 penerima manfaat dari kategori B3. Angka ini menunjukkan jangkauan program yang signifikan dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat di Bandarlampung.
Komitmen Terhadap Variasi dan Standar Gizi
Ke depan, SPPG Kali Balau 02 berencana untuk terus melakukan variasi menu yang disajikan. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah kebosanan di kalangan penerima manfaat, sehingga mereka tetap antusias mengonsumsi makanan yang disediakan. Variasi menu akan tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dan ketahanan pangan.
Rahmat Abdilah Akbar menyatakan, "Tentunya menu yang disalurkan tidak hanya mempertimbangkan daya tahan pangan, tetapi juga keseimbangan gizi sesuai rekomendasi tenaga ahli." Pernyataan ini menegaskan komitmen SPPG Kali Balau 02 untuk tidak berkompromi dengan standar gizi yang telah ditetapkan, meskipun berinovasi dalam variasi menu.
Melalui upaya berkelanjutan ini, SPPG Kali Balau 02 berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam peningkatan status gizi masyarakat. Fokus pada inovasi menu gizi tahan lama MBG selama Ramadan menjadi contoh nyata dedikasi dalam melayani kebutuhan nutrisi komunitas.
Sumber: AntaraNews