Sejumlah Titik di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir
Hujan deras dan limpasan air hulu memicu banjir di Kabupaten Cirebon. Genangan ganggu lalu lintas di Talun dan merendam Desa Dawuan akibat luapan sungai.
Hujan berintensitas tinggi sejak Selasa sore memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Salah satu titik terdampak berada di perempatan Kecamatan Talun yang sempat menyebabkan perlambatan lalu lintas.
Hal itu dibenarkan oleh Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, Kompol Apt. Bagus Amrulloh Nurul Immawan. Ia mengatakan genangan air menghambat arus kendaraan dan menyebabkan sejumlah kendaraan mogok.
“Kami menurunkan satu peleton, 30 personel, untuk membantu pengaturan lalu lintas karena terjadi genangan yang menyebabkan perlambatan dan banyak kendaraan mogok,” kata Bagus dikutip Antara.
Ia menjelaskan, antrean kendaraan sempat mengular dari arah pusat kota. Personel Brimob melakukan pengaturan lalu lintas sekitar satu jam hingga kondisi berangsur membaik.
“Saat ini arus lalu lintas sudah mulai lancar, meski masih terdapat genangan di beberapa titik,” ujarnya.
Sungai Cipager Meluap, Desa Dawuan Siaga
Banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Dawuan. Kepala Desa Dawuan, Amirudin, menyebut luapan Sungai Cipager menjadi penyebab utama genangan di wilayah tersebut.
“Biasanya kalau limpasan Bendung Cipager di atas 100 cm, wilayah kami pasti terdampak. Tadi debit sempat mencapai 120 cm,” kata Amirudin.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemerintah desa telah menyampaikan peringatan dini kepada warga serta menyiapkan gedung olahraga desa sebagai lokasi evakuasi sementara.
Menurut Amirudin, banjir di wilayahnya merupakan banjir kiriman dari hulu dan kerap berulang setiap musim hujan.
“Pemerintah desa berharap adanya penanganan permanen dari pemerintah daerah, untuk mengurangi risiko banjir yang terjadi hampir setiap musim hujan,” ucapnya.