Polres Cirebon Kota Sigap Kerahkan Personel Tangani Dampak Banjir Cirebon

Polres Cirebon Kota mengerahkan personel untuk penanganan dampak hujan lebat yang menyebabkan banjir Cirebon di sejumlah permukiman, memastikan keselamatan warga dan mengidentifikasi penyebab genangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Cirebon Kota Sigap Kerahkan Personel Tangani Dampak Banjir Cirebon
Polres Cirebon Kota mengerahkan personel untuk penanganan dampak hujan lebat yang menyebabkan banjir Cirebon di sejumlah permukiman, memastikan keselamatan warga dan mengidentifikasi penyebab genangan. (AntaraNews)

Hujan deras yang mengguyur wilayah hukum Polres Cirebon Kota sejak Sabtu (13/12) malam telah memicu genangan air dan banjir di beberapa permukiman warga. Kondisi ini membuat Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jawa Barat, segera bertindak cepat dengan mengerahkan sejumlah personelnya. Pengerahan ini bertujuan untuk membantu penanganan dampak cuaca ekstrem tersebut, memastikan keselamatan masyarakat, serta memantau situasi terkini di lapangan.

Kapolres Cirebon Kota, Eko Iskandar, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berlangsung dari pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Setelah menerima laporan mengenai hujan berkepanjangan tersebut, pihaknya langsung memerintahkan seluruh jajaran untuk siaga penuh dan turun ke lapangan. Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi banjir di wilayah-wilayah yang memang rawan genangan.

Personel dari Polres Cirebon Kota bersama Polsek jajaran segera mendatangi sejumlah titik yang dilaporkan terdampak genangan air. Mereka berkoordinasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk melakukan pengecekan lapangan. Kolaborasi ini penting guna memastikan kondisi terkini di setiap wilayah yang terendam, serta mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang paling efektif.

Menyikapi laporan hujan yang terus-menerus, Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar segera mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran. Perintah tersebut meliputi kesiapsiagaan personel dan pengerahan tim ke lapangan tanpa menunda. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa penanganan dampak banjir Cirebon dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, memprioritaskan keselamatan warga.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Eko Iskandar, "Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah hukum Polres Cirebon Kota sejak pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB." Pernyataan ini menegaskan intensitas curah hujan yang menjadi pemicu utama genangan. Pengerahan personel ini merupakan bagian dari upaya antisipasi dan respons cepat terhadap situasi darurat.

Personel yang dikerahkan tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif mendatangi lokasi terdampak. "Personel dari Polres Cirebon Kota bersama Polsek jajaran, kemudian mendatangi sejumlah titik yang dilaporkan terdampak genangan air," ujar Eko. Mereka bekerja sama dengan BPBD setempat untuk mengidentifikasi area yang paling membutuhkan perhatian, sekaligus memberikan bantuan awal kepada masyarakat.

Dari hasil pemantauan lapangan, genangan air akibat banjir Cirebon terpantau di beberapa lokasi. Salah satunya adalah Desa Klayan, khususnya di Perumahan Vila Intan I dan II, dengan ketinggian air mencapai sekitar 20 cm. Selain itu, kawasan Vila Intan III yang masih berada di wilayah Desa Klayan juga mengalami genangan setinggi 25 hingga 30 cm.

Namun, genangan tertinggi tercatat di Desa Astana Blok Pekauman, yang merupakan wilayah dataran rendah. Di lokasi ini, ketinggian air mencapai sekitar 50 cm, menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan area lain. Petugas kepolisian terus memantau kondisi ini secara intensif untuk memastikan tidak ada korban jiwa yang terdampak.

Kapolres Eko Iskandar menegaskan bahwa dalam kegiatan penanganan banjir Cirebon ini, pihaknya memastikan tidak terdapat korban jiwa. Selain itu, petugas juga telah memberikan imbauan penting kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air. Kewaspadaan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko yang mungkin timbul akibat perubahan cuaca.

Kapolsek Gunung Jati Polres Cirebon Kota, AKP Muchammad Qomaruddin, menambahkan bahwa kehadiran personel lintas fungsi ini bertujuan memperkuat pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. "Selain pemantauan, petugas berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengidentifikasi penyebab genangan, termasuk adanya sumbatan dan pendangkalan saluran air," tutur AKP Qomaruddin. Upaya ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi