Raihan Panjat Tiang Bendera Demi Merah Putih, Gubernur Lampung Beri Hadiah Tak Terduga
Tali bendera yang tiba-tiba terputus tak menyurutkan semangat nasionalisme bocah pemberani itu.
Nama Raihan Diaz Rinawi, siswa sekolah dasar di Kecamatan Rajabasa, mendadak viral usai aksinya memanjat tiang bendera setinggi 12 meter saat upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Merpati, Lampung Selatan.
Tali bendera yang tiba-tiba terputus tak menyurutkan semangat nasionalisme bocah pemberani itu. Tanpa ragu, Raihan maju ke depan peserta upacara dan menawarkan bantuan untuk memperbaikinya. Momen langka ini pun terekam kamera dan menyebar luas di media sosial, menuai pujian dari warganet.
Atas aksi spontan dan penuh keberanian itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengundang Raihan bersama orangtua dan adiknya ke Mahan Agung, rumah dinas gubernur, pada Senin (18/8). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memberikan berbagai hadiah sebagai bentuk penghargaan.
"Aksi Raihan sangat membanggakan dan menjadi teladan bagi anak-anak. Keberanian, kepedulian, dan rasa nasionalisme bisa ditunjukkan dengan cara sederhana namun berarti," ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Sebagai bentuk apresiasi, Raihan menerima sejumlah bingkisan, termasuk uang tunai dan tabungan senilai Rp2,5 juta, satu unit sepeda, paket pakaian, makanan ringan, serta cendera mata lainnya.
Pertemuan hangat tersebut juga dihadiri oleh Ibunda Gubernur, Hj. Yurtati Djausal, adik gubernur Dewi Mayang Suri, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Dalam kesempatan itu, Yurtati mengungkapkan bahwa keberanian Raihan mengingatkannya pada masa kecil putranya.
"Raihan ini mirip sekali dengan Mirza waktu kecil. Yang sangat aktif, sampai saya bawa ke psikolog di Jakarta untuk tes IQ. Hasilnya di atas rata-rata, 141 waktu itu,” ungkap Yurtati Djausal.
Saat ditanya mengenai aksinya, Raihan mengaku bertindak murni atas inisiatif sendiri, tanpa ada perintah dari siapa pun.
"Keinginan saya sendiri saja, nggak ada yang nyuruh," katanya.