Puncak Arus Mudik di Bali Diprediksi 27-28 Maret, 2,4 Juta Orang Keluar Masuk
Jumlah kendaraan yang masuk Bali selama periode mudik diperkirakan sebanyak 146.000 unit, sedangkan kendaraan yang keluar Bali mencapai 224.592 unit.
Dinas Perhubungan (Dishub) Bali memprediksi puncak arus mudik Idulfitri 2025 akan terjadi pada 27-28 Maret, bertepatan dengan periode sebelum Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 29 Maret 2025.
"Kami perkirakan lonjakan pemudik keluar Bali terjadi menjelang Nyepi pada 29 Maret. Jadi, puncaknya kemungkinan besar pada 27 dan 28 Maret," ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Bali, I Putu Sutaryana, Senin (10/3).
Berdasarkan data Dishub Bali, jumlah pemudik yang masuk ke Bali selama arus mudik 2025 diprediksi mencapai 1.131.465 orang, sementara jumlah pemudik yang keluar Bali diperkirakan 1.335.107 orang, sehingga total pergerakan penumpang keluar-masuk Bali mencapai 2.466.572 orang.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk Bali selama periode mudik diperkirakan sebanyak 146.000 unit, sedangkan kendaraan yang keluar Bali mencapai 224.592 unit, dengan total keseluruhan 370.592 unit kendaraan.
"Itu masih prediksi awal, kami masih menunggu arahan dari pusat. Namun, angka ini bisa menjadi gambaran untuk persiapan arus mudik," tambah Sutaryana.
Berbarengan dengan Nyepi
Dishub Bali berharap arus mudik dapat diatasi sebelum 28 Maret 2025, karena pada malam harinya akan berlangsung Malam Pengerupukan, tradisi sehari sebelum Nyepi, yang diwarnai dengan pawai Ogoh-ogoh di berbagai kabupaten/kota.
"Kami berharap sebelum 28 Maret arus mudik sudah tertangani, karena saat itu akan ada lomba Ogoh-ogoh yang berpotensi menyebabkan kemacetan. Sementara, pada 29 Maret, tidak boleh ada pergerakan kendaraan karena sudah memasuki Hari Raya Nyepi," jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan kemacetan, Dishub Bali akan berkoordinasi dengan kepolisian serta Dishub kabupaten/kota, khususnya di titik-titik krusial seperti Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Selain itu, Dishub Bali akan mendirikan Posko Mudik Lebaran 2025 di beberapa titik strategis di Pulau Bali, yang akan beroperasi mulai 21 Maret hingga 11 April 2025 guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.