Arus Balik di Bandara Soetta Meningkat, 182 Ribu Penumpang Tercatat Hari Ini
Kholik Mawardi menjelaskan, jumlah penumpang yang tiba di Soetta lebih tinggi dibandingkan yang berangkat.
Pergerakan arus balik dan libur Lebaran 2025 pada Senin (7/4) masih menunjukkan peningkatan signifikan. Hari ini diproyeksikan terdapat 182.467 penumpang dan 1.097 pergerakan pesawat dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Kholik Mawardi menjelaskan, jumlah penumpang yang tiba di Soetta lebih tinggi dibandingkan yang berangkat.
“Rinciannya 86.471 pax keberangkatan dan 95.996 pax kedatangan dengan total pergerakan penumpang sebanyak 182.467 pax dan total pergerakan pesawat tiba sebanyak 545 penerbangan dan 552 pesawat keberangkatan dari Soekarno-Hatta,” ujar Kholik saat dikonfirmasi, Senin (7/4).
Terminal 1 Jadi yang Tersibuk
Kholik memperkirakan peningkatan terbesar terjadi di Terminal 1, yang mencatat 28,7 persen dari total penumpang atau sebanyak 52.377 orang.
“Disusul peningkatan di Terminal 2 sebanyak 45.538 pax dan Terminal 3 sebanyak 36.916,” tambahnya.
Sementara itu, PT Garuda Indonesia Tbk, melalui layanan Garuda Indonesia dan Citilink, mencatat lonjakan signifikan pada puncak arus balik Lebaran 1446 H, yang terjadi Minggu (6/4/2025). Total pergerakan penumpang mencapai 78.685 orang, naik sekitar 19 persen dibandingkan awal fase arus balik pada Rabu (2/4/2025), yang mencatat 65.823 penumpang.
“Pertumbuhan pergerakan masyarakat pada puncak arus balik hari ini dikontribusikan oleh 41.059 penumpang Garuda Indonesia dan 37.626 penumpang Citilink. Adapun jumlah penerbangan yang dilayani Garuda Indonesia Group adalah sebesar 480 penerbangan, terdiri dari 256 penerbangan yang dilayani Garuda Indonesia dan 224 penerbangan oleh Citilink,” jelas Dicky Irchamsyah, Head of Corporate Communications PT Garuda Indonesia Tbk.
Dicky juga menambahkan, puncak arus balik diperkirakan masih berlangsung hingga hari ini, dengan proyeksi 74 ribu penumpang, terutama menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.