Arus Balik Lebaran Bandara Soetta: Gelombang Kedua Diproyeksikan Capai 187 Ribu Penumpang
Bandara Soekarno-Hatta memproyeksikan puncak gelombang kedua Arus Balik Lebaran 2026 akan melayani 187.047 penumpang pada 28 Maret, menandai lonjakan signifikan.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, bersiap menghadapi puncak gelombang kedua Arus Balik Lebaran 1447 Hijriah. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Soetta memproyeksikan pergerakan penumpang pesawat akan sangat padat pada Sabtu, 28 Maret 2026.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang diperkirakan mencapai 187.047 orang. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan setelah masa libur panjang Idulfitri, dengan persiapan matang dari pihak pengelola bandara.
Proyeksi ini menunjukkan bahwa Bandara Soetta akan menjadi titik sentral kepulangan bagi jutaan pemudik. Pihak bandara telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para penumpang selama periode sibuk ini.
Proyeksi Puncak Gelombang Kedua Arus Balik Soetta
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperkirakan akan melayani total 187.047 penumpang. Jumlah ini terbagi menjadi 86.084 penumpang keberangkatan dan 100.963 penumpang kedatangan, menunjukkan dominasi arus kedatangan.
Selain pergerakan penumpang, intensitas penerbangan juga akan meningkat tajam. Tercatat ada 1.161 pergerakan pesawat yang direncanakan, dengan 578 penerbangan keberangkatan dan 583 penerbangan kedatangan. Angka ini sedikit di bawah prediksi awal 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan.
Heru Karyadi menjelaskan bahwa data harian menunjukkan persentase rencana penerbangan pada tanggal tersebut menembus angka proyeksi tersebut. Pihak InJourney Airports terus memantau dan mengoptimalkan operasional untuk menghadapi volume tinggi ini.
Distribusi Pergerakan Penumpang di Setiap Terminal
Pergerakan penumpang pada gelombang kedua Arus Balik Lebaran ini tersebar di seluruh terminal Bandara Soetta. Terminal 1 mencatat 49.717 orang penumpang dengan 283 penerbangan, menyumbang sekitar 24,38 persen dari total pergerakan pesawat.
Di Terminal 2, pergerakan penumpang domestik mencapai 53.241 orang dengan 348 penerbangan. Sementara itu, Terminal 2 juga melayani 16.469 penumpang internasional melalui 101 penerbangan, atau sekitar 8,7 persen dari total penerbangan.
Terminal 3, sebagai terminal terbesar, menangani 38.178 penumpang rute domestik dengan 258 penerbangan. Untuk rute internasional, Terminal 3 melayani 29.442 penumpang dengan 159 penerbangan, yang setara dengan 13,7 persen dari keseluruhan pergerakan pesawat.
Tren dan Realisasi Pergerakan Penumpang Arus Balik
InJourney Airports sebelumnya telah memprediksi bahwa puncak pergerakan penumpang di Bandara Soetta akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Sabtu, 28 Maret 2026, serupa dengan pola arus mudik sebelumnya.
Periode arus mudik juga menunjukkan dua puncak, yaitu pada 14 Maret dengan realisasi 184.000 penumpang (prediksi 177.000) dan 18 Maret (H-2) dengan 190.000 penumpang. Realisasi ini seringkali melebihi prediksi awal yang dibuat oleh pihak bandara.
Secara kumulatif, dari periode awal mudik 14 Maret hingga 24 Maret 2026 (H-7 hingga H+2 Lebaran), Bandara Soetta telah melayani 1.983.067 penumpang. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 5,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019, menandakan pemulihan trafik penerbangan.
Total 13.184 pergerakan pesawat juga tercatat dalam periode tersebut, tumbuh 4,7 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini didorong oleh lonjakan trafik yang memuncak sejak pertengahan Maret, menegaskan kembali pentingnya Bandara Soetta sebagai hub utama.
Sumber: AntaraNews